Sebagai orang beragama, selalu diajarkan tentang pentingnya keyakinan. Bahkan kita selalu diajak untuk selalu “mempertebal keyakinan“, agar terus “memiliki keyakinan” atau iman. Keyakinan sebenarnya merupakan suatu keadaan pikiran, yang bisa dirangsang atau diciptakan oleh perintah peneguhan secara terus menerus sampai meresap ke dalam pikiran bawah sadar (afirmasi).
Keyakinan adalah sebuah keadaan pikiran yang bisa Anda kembangkan sesuai kemauan Anda, melalui cara penerapan pengulangan perintah kepada pikiran bawah sadar dengan segenap perasaan emosi positif Anda; sehingga pikiran bawah sadar akan menerimanya dan digunakan sebagai landasan tindakan untuk menjadikannya sebuah kenyataan. Keyakinan adalah keadaan pikiran yang bisa didapat dengan cara memberikan “sugesti diri” kepada diri sendiri.
Sekali lagi keyakinan adalah suatu keadaan pikiran, yang bisa diperoleh dengan cara men”sugesti diri”. Keyakinan akan memberikan KEHIDUPAN, KEKUATAN dan TINDAKAN kepada pemikiran kita. Keyakinan adalah sebuah unsur yang bisa mengubah getaran pemikiran biasa dari pikiran manusia yang terbatas, menjadi suatu bentuk padanan spiritual; dan merupakan dasar semua “mukjizat” serta misteri yang sulit atau bahkan tidak bisa dianalisis dengan cara-cara ilmu pengetahuan.
“Keyakinan” itu merupakan sebuah media tunggal dan satu-satunya, yang memungkinkan untuk membangkitkan suatu kekuatan dari sumber energi tanpa batas. Itulah, yang sering kita sebut sebagai “munculnya sebuah mukjizat”. Inilah sebenarnya prinsip sugesti diri, bahwa semua impuls pemikiran punya kecenderungan, yang pasti terkandung di dalamnya… padanannya secara fisik realitas. Prinsip ini selalu berhasil untuk kejayaan dan kesuksesan kita, jika digunakan secara konstruktif; dan sebaliknya, kalau dipakai secara destruktif akan sangat bersifat menghancurkan hidup kita.
Setelah bisa menerima dan memahami prinsip keyakinan sugesti diri, Anda akan memiliki kunci yang akan membuka pintu menuju pikiran bawah sadar. Dan Anda pun bisa mengontrol pintu masuk tersebut, sehingga tidak mungkin ada pemikiran tak dikehendaki; yang akan menerobos masuk mempengaruhi pikiran bawah sadar Anda. Karena Anda yang pegang kuncinya. Segala yang bisa diciptakan manusia selalu dimulai dalam bentuk gagasan dan impuls-impuls pemikiran. Manusia tidak mungkin bisa menciptakan apapun, yang sebelumnya tidak terkandung di dalam pikiran. Gunakanlah imajinasi kreatif Anda, karena melalui bantuan imajinasi, impuls pemikiran bisa dirakit menjadi sebuah rencana. Dengan kontrol dari diri Anda sendiri, imajinasi bisa digunakan untuk menciptakan rencana, sasaran atau tujuan Anda; sehingga akan menuntun Anda pada TINDAKAN menuju sukses dan kemakmuran, sebagaimana yang Anda inginkan.
Ingatlah, bahwa pemikiran yang akan diubah menjadi padanan fisiknya, harus ditanamkan ke dalam pikiran bawah sadar lewat imajinasi dan dipadukan dengan keyakinan yang dibalut dengan emosi jiwa Anda. Pikiran bawah sadar lebih tunduk kepada pengaruh impuls pemikiran yang dipadukan dengan perasaan emosi daripada pemikiran logika dengan banyak pertimbangan. Realitasnya, sudah banyak bukti, yang menunjukkan bahwa hanya pemikiran dengan disertai emosi saja yang berpengaruh terhadap pikiran bawah sadar untuk bertindak nyata. Merupakan fakta umum, bahwa emosi atau perasaan adalah yang memerintah kebanyakan orang. Misal : sebuah kontrak bisnis bisa terlaksana karena sebuah kepercayaan, atau kita membeli suatu produk karena dasar kesukaan tanpa memperdulikan harganya dll…
Buatlah selalu kehidupan Anda penuh dengan “mukjizat-mukjizat” dari hasil pemikiran positif Anda. Ingatlah bahwa impuls-impuls pemikiran Anda yang positif dipadukan dengan emosi jiwa Anda, kemudian dengan perencanaan tersusun dan teratur; yang dilanjutkan dengan suatu tindakan dengan ketekunan dan semangat membara…maka itu akan memberikan sebuah “mukjizat” luar biasa dalam hidup Anda.



