Banyak Proyek Tapi……

Posted on 31 October 2007

Proyek memang banyak, pendapatan perusahaan meningkat, tapi pendapatan pribadi belum meningkat secara signifikan juga nih. he3x… maklum banyak pendapatan perusahaan yang harus ditabung untuk pembagian deviden akhir tahun.

Banyak tagihan sana-sini yang harus ditunaikan, hutang bisnis masa lalu, credit card, kebutuhan pribadi dan rumah…. wiiih… klo ngebanyangin sereem deh. Sehingga untuk bergerak beli-beli, dan investasi lain yang lebih leluasa masih harus ditahan-tahan.

Seperti kata Mario Teguh (Motivator), banyak dari kita hidup hanya menyesuaikan diri dengan masalah tapi tidak hidup diatas dari masalah. InsyaALLAH aku bukan tipe yang hanya menyesuaikan diri saja dan aku juga yakin bahwa selama masih hidup Rezeki manusia akan DIJAMIN olehNYA.

Begitu perusahaan semakin besar, project semakin rutin, project pribadi berkembang besar….PASTI finansial bukanlah masalah lagi.

TIME AND FINANCIAL FREEDOM untuk aku, adalah KEYAKINAN YANG BENAR-BENAR ADA DI DEPAN MATA.

MADA

Mahadaya Consulting
Chief of Business PT MEDIA CITRA (http://www.ptmediacitra.com)
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com)
Founder FFI CLUB – Klub Hemat Bensin – (www.hematbensin.com)
Owner Properti Bandung (www.propertibandung.multiply.com)

Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (www.babarafi.com)

This post was written by:

Mada Mahadaya - who has written 137 posts on mahadaya.com | Strategi UKM dan Waralaba.


Contact the author

3 Comments For This Post

  1. nuraini says:

    Semangat terus, Mada….!!! Hidup adalah perjuangan…

  2. sarahmichel says:

    Apakah anda bisa memberikan saran?
    Suami saya wirausaha. Dia punya 2 bisnis:
    1) Event organisation dgn sound 10000W dan alat band
    2) Usaha jual beli kayu yang sangat sukses, cuma karena banyak hutang seperti di atas kami harus tutup dalam waktu dekat.

    Saya sendiri WNA yg kerja kontrak di sebuah sekolah Internasional plus dgn penghasilan 6 jt./ bulan
    Rumah kami sdh dikredit ke bank; sisa biayanya kira2 170 jt lagi.
    Kalau tidak bisa bayar sampai akhir minggu ini kami terpaksa jual rumah yang setengah selesai.
    Untuk menambah modal kami ingin ambil surat tanah dari bank dan buat pinjaman baru atas 300jt. selama 5 tahun.

    Pihak bank tidak mau memberikan bantuan sampai sekarang karena status saya sebagai WNA.
    Dengan hormat,

    Sarah Kate Michel
    Medan

  3. MAHADAYA says:

    To Nuraini : Thx atas masukannya

    To Sarah :
    Jujur saya belum bisa kasih masukan yang benar-benar mampu memberi jalan keluar atau solusi dari masalah Sarah.
    Namun bagi bagi saya, hidup itu adalah pilihan, meski terkadang untuk mengambil sebuah pilihan itu kita harus mengorbankan sesuatu yang sangat berharga.

    Kalo saya kasih masukan, coba Anda hitung-hitungan dulu secara detail tentang aset dan investasi bisnis yang anda miliki.

    Kalau hutang yang sekarang ini sangat memberatkan sampai-sampai anda tidak bisa bergerak untuk berfikir atau berkreasi untuk membesarkan usaha Anda (yg justru disitu Anda akan memperoleh penghasilan), meskipun berat lepaskan saja dulu aset yang anda miliki. Toh bank tidak akan mejual secara cepat aset tersebut. Tapi usahakan untuk bicarakan tentang tenggang waktu yang masih bisa diperpanjang (krn semakin lama justru bank akan diuntungkan).

    Atau cari bantuan kontrak kerjasama yang bisa meminjamkan pengambilan sertifikat tersebut dan secepatnya cari permodalan lain yang lebih tinggi plafonnya.

    Saya bukan seorang financial planner, maaf bila belum bisa memberikan solusi yang terbaik.
    Mudah-mudahan bermanfaat.

    Mada
    Mahadaya Consulting
    0818.80.6232

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free

Achievement


- -

Mada Mahadaya on Facebook