You’ve Gotta Be Extra Careful With The Things That Are Close and Dearest To You

Posted on 27 December 2008

Beberapa waktu lalu saya mengalami suatu ujian lagi yang cukup membuat saya “terguncang” selama berhari-hari. Untuk sekian kalinya saya merasa terhina dan terfitnah.

Saya mensupport sebuah perusahaan advertising (yang bisa dibilang baru, karena umurnya belum menginjak satu tahun) yang menarik saya untuk membantu dalam pengembangan bisnisnya.

Dalam beberapa bulan saya melakukan yang menurut saya terbaik untuk mengembangkan perusahaan tersebut menjadi lebih baik, terutama dalam Marketing dan Networking. Bagi saya hal itu adalah dasar yang sangat esensi dalam mengembangkan sebuah perusahaan dan hal itu pula yang saya lakukan saat saya mengembangkan perusahaan media sebelumnya (milik saya).

Beberapa hal saya support dalam mengembangkan perusahaan baru ini dari mulai mencari vendor terbaik, negosiasi harga dengan vendor, networking ke beberapa pihak, melakukan brief dengan klien, membuat perhitungan harga yang terbaik untuk klien, sampai-sampai mencari solusi di tengah kepanikan produksi. Intinya saya telah melakukan yang terbaik yang membuat perusahaan ini jauh lebih baik dari sebelumnya.

Namun apa yang saya dapatkan?? (maaf) Hanya sebuah PENGHINAAN!!!

Saya dicap sebagai orang yang mencari SAFETY NET!
Meski saya cukup marah dan sangat tidak setuju dengan cap ini, namun saya yakin sekali bahwa tidak ada seorang pun yang protes kalau memiliki tujuan bekerja atau berbisnis salah satunya adalah mencari rezeki.

Saya dianggap memiliki HIDDEN AGENDA!
Saya akui memang ada beberapa kekurangan yang saya miliki, yakni saya memiliki style yang berbeda dalam berbisnis yaitu saya agak tertutup. Saya memang kurang suka orang lain mengetahui (dari saya pribadi) apa yang telah saya lakukan. Memang hal itu saya lakukan dengan alasan, yaitu saya tidak suka membesar-besarkan atau memamerkan apa yang bisa saya lakukan. Sekali lagi saya tidak suka pamer.

Dari dua anggapan miring (bahkan sebenarnya lebih) tersebut ingin saya klarifikasi bahwa saya BUKAN PENCARI SAFETY NET, karena  saya telah memiliki bisnis yang saya kembangkan dari benar-benar nol sampai sekarang yang sudah cukup mapan dengan portofolio yang bisa dibanggakan dengan team yang solid. Dan saya memang memiliki HIDDEN AGENDA namun dengan alasan logis, ”apa harus…semua hal dari bisnis saya dan apa yang saya lakukan diketahui secara lengkap oleh team saya di bisnis saya yang lain?? Menurut saya tidak perlu!”

Penghinaan, cacian, makian, anggapan negatif saya terima saja dengan hati yang luas dan terbuka apapun alasannya (baik itu benar ataupun salah) tanpa saya sanggah atau saya lawan. Pada akhirnya saya harus kembali lagi kepada sebuah kata yaitu “kebijaksanaan”. Saya harus mengerti apa yang saya hadapi, saya harus mengetahui bagaimana memposisikan diri saya dan dengan siapa saya bermasalah (secara kualitas dan kuantitas).

Dalam hati yang terdalam saya ingin mencari sebuah solusi disini dan tidak ingin mencari permusuhan, namun jika masalah ini mereka anggap lain, saya pun tidak dapat mencegahnya.

Sampai saya menemukan sebuah kalimat :

“mijika ni arumono tsune ni ki wo tsuketeinai to, amari ni chikasugite miushinatteshimaisou”

”you’ve gotta be extra careful with the things that are close and dearest to you, you know the closer you get to something and the tougher it is to see it”

Yah… itulah hidup, hanya sebuah update masalah, namun yang terpenting adalah bagaimana kita menyikapinya.

Note : tulisan ini ditulis 2 bulan setelah masalah tersebut timbul, saya tidak menulisnya saat masalah terjadi karena saya hanya ingin “kejernihan” dan bukan sebuah nuansa emosi pribadi yang saya curahkan.

This post was written by:

Mada Mahadaya - who has written 137 posts on mahadaya.com | Strategi UKM dan Waralaba.


Contact the author

Leave a Reply

Spam protection by WP Captcha-Free

Achievement


- -

Mada Mahadaya on Facebook