Tulisan ini sebenarnya pernah ditulis oleh Pak Roni Yuzirman, sahabat, rekan bisnis dan sekaligus guru saya. Saya mengutip beberapa cacatan penting karena kebetulan saya telah membaca buku tersebut meski meminjam (terima kasih yang sudah meminjamkannya kepada saya).
Oke saya langsung saja kutipan dari blog pak Roni
“101 Ide Bisnis tanpa Kantor, Mencari Peluang dari Sudut Ruang Anda” adalah judul yang cukup eye catching, menarik perhatian siapa saja yang sedang mencari ide bisnis yang sederhana, murah dan aplikatif. Saya merasakan bahwa saat ini kecenderungan para ibu/bapak yang ingin berbisnis di rumah sangat tinggi saat ini.
Beberapa ide yang ditawarkan sebenarnya telah dipraktekkan oleh member-member TDA yang jumlahnya tercatat sudah mencapai 10.000 orang ini. Jadi, isi buku ini applicable dan bukan teori. Saya sendiri kenal dengan para pelakunya karena terjun langsung dan bergaul dengan mereka di lapangan.
Ini beberapa ide bisnis yang saya pilih dan layak dicoba:
1. Produksi, penjualan ritel atau grosir seprai dan bed cover. Silakan search di google kata-kata ini. Pasti banyak ditemukan. Artinya, it works. Setiap ibu pasti ingin kamar mereka tampil indah dan nyaman. Maka, kebutuhan untuk produk perlengkapan kamar akan selalu ada.
2. Produksi, penjualan ritel, dan distributor grosir busana muslim dan jilbab. Sebagian member TDA telah sukses melakukannya. Saya sebutkan saja beberapa nama di antaranya: Doris Nasution, Hikmanul Hakiem,Teguh Atmajaya, Poppy Garmila, Erina Kartika. Kalau anda klik link tersebut, anda akan menemukan bisnis mereka sudah tidak lagi berbasis di rumah. Ya, karena sudah berkembang, tentu perlu toko atau menyewar ruko dan sebagainya.
3. Produksi, penjualan kue dan sejenisnya. Kue-kue atau cemilan telah menjadi keseharian kita. Ketika kita melihatnya di toko, secara dengan mudah kita akan membelinya tanpa pikir panjang. Apalagi kalau itu ditawarkan oleh teman atau tetangga kita. Makanya, bisnis seperti ini bisa berjalan secara alamiah dengan pemasaran dari mulut ke mulut. Menjelang lebaran, adalah masa panen dan berpotensi meraup keuntungan berlimpah. Coklat Mentari, adalah salah satu contoh member TDA yang sukses melakukannya.
4. Web disainer dan pembuatan web. Bagi anda yang punya skill di bidang IT, peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Saat ini permintaan akan jasa ini sedang meningkat tajam. Dengan beroperasi di rumah, tentunya anda akan bisa menawarkan harga yang lebih fleksibel dan bersaing dengan perusahaan besar. Sebagian besar member TDA adalah orang IT dan banyak yang menjalankan bisnis ini, di antaranya adalah: Ipul Anwar.
5. Toko online. Ya, ini bisnis yang juga lagi hot menurut saya. Saya sendiri adalah pelakunya sejak tahun 2003 dan masih eksis sampai sekarang. Saat itu pemainnya masih bisa dihitung dengan jari, namun sekarang sudah berjubel. Artinya, peluangnya masih terbuka lebar dan menurut saya masih akan terus berkembang. Saat ini baru the first wave, early wave, belum mencapai puncaknya. Apa saja bisa dijual melalui online. Beberapa contoh sukses yang cukup fenomenal adalah: Mohamad Rosihan, Irwanto dan Hikmanul Hakiem.
Rasanya cukup panjang daftarnya kalau saya uraikan satu per satu.
Silakan anda telurusi sendiri tawaran ide-ide seperti: penjualan aksesoris, MLM produk kecantikan, kerajinan aksesori, toko sembako, katering, kursus memasak dan membuat kue, disainer interior, toko mainan anak, jasa penitipan anak, kelompok bermain dan taman kanak-kanak, jasa penerjemah, jasa pelatihan, penerbitan, rental buku, rental komputer, penulis (termasuk menjadi blogger profesional), penjualan voucher/HP, kerajinan tangan, kerajinan sulam/payet, jahit menjahit, fotografi dan cetak digital, cuci motor/mobil, jasa antar jemput sekolah/kantor, penjualan benda promosi, dan sebagainya. Pokoknya banyak banget idenya. Tinggal anda pilih saja mana yang cocok dan dekat dengan minat dan passion anda.
Mengenai how-to-nya, silakan saja baca buku praktis ini. Yang penting, setelah membaca dipraktekkan. Jangan terlalu banyak mikir dan menunda atau orang lain akan melakukannya. “Life is what happening while you are busy making plan”, kata John Lennon.
Mudah-mudahan setelah membaca tulisan ini paling tidak anda berani mencoba untuk maju satu langkah.
Mada Azhari
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Founder Mahadaya Enterprise – Konsultan UKM dan Waralaba



