<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mahadaya.com &#124; Strategi UKM dan Waralaba &#187; Wisdom</title>
	<atom:link href="http://mahadaya.com/category/entrepreneurship/wisdom/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mahadaya.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 22 Dec 2010 11:44:55 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 10:13:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Life & Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Berdoa]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Tuhan]]></category>
		<category><![CDATA[Jalan Tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=1311</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari lalu saya cukup berdebat kecil dengan tunangan saya yang menceritakan tentang seseorang yang berkeluh kesah karena dirinya tidak punya pilihan lain selain menerima pemindahan tempat bekerja oleh perusahaan dimana dia bekerja. Tunangan saya bilang kalo orang tersebut masih saja mengeluh dan merasa tidak terima atas pemindahan ini, karena sekarang ini dia sudah merasa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F11%2F11%2Ftuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F11%2F11%2Ftuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/pray.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1312" title="pray" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/pray.jpg" alt="pray" width="244" height="219" /></a>Beberapa hari lalu saya cukup berdebat kecil dengan <a href="http://facebook.com/ria.mustafa">tunangan saya</a> yang menceritakan tentang seseorang yang berkeluh kesah karena dirinya tidak punya pilihan lain selain menerima pemindahan tempat bekerja oleh perusahaan dimana dia bekerja. Tunangan saya bilang kalo orang tersebut masih saja mengeluh dan merasa tidak terima atas pemindahan ini, karena sekarang ini dia sudah merasa nyaman bekerja di tempat yang sekarang.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya mengutarakan pemikiran saya kepada tunangan saya. Menurut saya ada 2 (dua) kemungkinan kenapa orang tersebut dipindahtempatkan oleh perusahaannya, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>1. (Mungkin) karena dia kurang baik bekerja</strong><br />
Mungkin perusahaannya menginginkan dia lebih baik lagi dalam bekerja , karena perusahaan melihat potensi oleh karena itu dia ditempatkan dimana terdapat orang-orang yang bagus dan lingkungan yang bagus. Simpelnya adalah jika kita ditempatkan dimana terdapat lingkungan yang bagus tentu lama kelamaan kita pun semakin bagus.<br />
<strong><br />
2. (Mungkin) karena dia baik bekerja</strong><br />
Mungkin karena perusahaannya melihat hanya dia yang cocok menempati posisi dan tempat yang bagus, dengan kata lain (mungkin) dia memiliki kelebihan yang tidak dimiliki teman-temannya di tempatnya yang lama. Perusahaan mungkin tidak ingin gambling mengambil orang yang tidak cakap, oleh karena itu ketika perusahaan melihat ada orang yang pas, langsung saja perusahaan memindahkannya di tempat yang sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Itu kalau dari segi bisnis dan hubungan antar manusianya, lalu kalau kita maknai lebih dalam dan dikaitkan dengan doa kita selama ini kepada Tuhan tentu sangat erat kaitannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Kita selama ini tentu berdoa dengan penuh harap agar karir dan rezeki kita diangkat lebih tinggi oleh Tuhan. Bisa jadi ini adalah <strong>jawaban doa</strong> kita selama ini. Tuhan punya hak preogratif untuk mengatur hambaNYA dengan cara yang unik, jalan yang sangat tak terduga dan penuh kejutan untuk kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu kalau kita berkeluh kesah, protes, dan tidak terima akan segala hal yang terjadi tak terduga, itu artinya (bisa jadi) kita menolak untuk dikabulkannya doa kita dengan jalan yang Tuhan aturkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Memang manusia sulit untuk memahami cara Tuhan tersebut, teruslah bersyukur apapun yang terjadi tak terduga pada diri kita, karena bisa jadi itu adalah jalan yang Tuhan berikan. Tapi kalau memang kita tetap tidak terima dengan jalan yang Tuhan aturkan kepada kita, caranya pun mudah yaitu <strong>&#8220;jangan berdoa untuk diangkat karir dan rezeki kita&#8221;</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Mudah bukan ? Tapi saya yakin tidak ada orang yang berdoa seperti itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya sekedar mengutip pernyataan guru kita Aa Gym:</p>
<blockquote style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>&#8220;tugas kita hanya meluruskan niat dan menyempurnakan ikhtiar kita&#8230; Selebihnya biarlah Tuhan yang mengaturnya&#8221;.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada Azhari</strong><br />
<em>CEO <strong>Inventco Netmedia </strong>– <a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/inventco.net');" href="http://inventco.net/">Internet Marketing Company</a><br />
Founder <strong>Mahadaya Enterprise</strong> – <a href="../2009/11/03/2009/10/26/2009/10/20/2009/10/17/2009/09/27/">Konsultan UKM dan Waralaba</a></em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/08/28/akhirnya-saya-resign-dari-jabatan-lumayan-dan-perusahaan-besar-bernama-ristra/'>Akhirnya Saya RESIGN dari jabatan lumayan perusahaan besar bernama RISTRA</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/09/ide-bisnis-dari-rumah-inspirasi-buku-101-tanpa-kantor/'>Ide Bisnis Dari Rumah (Inspirasi Buku 101 Tanpa Kantor)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/inspirasi-musik-jalan-masih-panjang/'>Inspirasi Musik &#8220;Jalan Masih Panjang&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2009 12:44:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>
		<category><![CDATA[anthony robbins]]></category>
		<category><![CDATA[golden ways]]></category>
		<category><![CDATA[kesempurnaan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Mario Teguh]]></category>
		<category><![CDATA[sempurna]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Unleash the Power Within]]></category>
		<category><![CDATA[unlimited power]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=895</guid>
		<description><![CDATA[Seringkali kita mendengar banyak orang mengatakan &#8220;saya manusia biasa, saya tidak sempurna, wajarlah saya kan manusia (manusiawi saja), saya dari desa, saya dari dusun, tampang gak mendukung, saya bukan keturunan dari orang kaya, ini nasib saya dll (semua cap negatif versi kita sendiri).&#8221;
Coba kita renungkan.
Kita ini ciptaan TUHAN Yang MAHA Sempurna, saya yakin Tuhan tidak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F09%2Fkita-diciptakan-sempurna-lho%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F09%2Fkita-diciptakan-sempurna-lho%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Seringkali kita mendengar banyak orang mengatakan <em>&#8220;saya manusia biasa, saya tidak sempurna, wajarlah saya kan manusia (manusiawi saja), saya dari desa, saya dari dusun, tampang gak mendukung, saya bukan keturunan dari orang kaya, ini nasib saya dll (semua cap negatif versi kita sendiri).&#8221;</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Coba kita renungkan.<br />
Kita ini ciptaan TUHAN Yang MAHA Sempurna, saya yakin Tuhan tidak akan menciptakan sebuah Mahakarya yang tidak sempurna (kita), apalagi kita sebagai manusia adalah makhluk yang memiliki derajat tertinggi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sewaktu kita lahir, kita sama-sama berawal dari bayi, yang benar-benar nol. Kalaupun kita lahir dari keluarga orang kaya, bukan berarti kesempurnaan ciptaan Tuhan berbeda antara keluarga yang kaya dengan yang biasa saja.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hal ini pun sempat dibahas di acara <a href="http://marioteguh.asia"><strong>Mario Teguh The Golden Ways. </strong></a><br />
Beliau mengatakan <em>&#8220;kita ini diciptakan sempurna lhoo&#8230;kita mencoba sesuatu hal baru yang di luar kemampuan, kita berusaha lalu gagal lalu mencoba lagi, berkali-kali gagal tapi terus berusaha, menembus semua keterbatasan yang hanya menurut kita dan hanya ada pada pikiran kita. Itulah kesempurnaan. <span style="color: #000000;">Mereka pun, pahlawan-pahlawan yang telah gugur saat perang dengan segala keterbatasan yang mereka punya, mereka pun adalah manusia. Tidak perlu segala yang kita persiapkan, miliki dan usahakan mulus dan benar-benar baik. Gading yang mulus adalah gading yang terbuat dari acrilic sedangkan gading yang sempurna itu adalah gading yang ada retaknya.&#8221;</span></em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam dua buku karangan <a href="http://www.tonyrobbins.com"><strong>Anthony Robbins</strong></a> yang saya baca. Pertama <strong>Unlimited Powe</strong>r, yang membahas bahwa kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang tidak terbatas untuk mengendalikan hidupnya dan juga mengendalikan perubahan di dunia ini. Dan dalam buku kedua yaitu <strong>Unleash the Power Within</strong> juga dijelaskan bagaimana kita menciptakan momentum dalam hidup untuk merubah kesulitan menjadi sebuah suatu hal yang mudah dengan mendobrak segala keterbatasan yang kita miliki.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut saya, kitalah yang selalu berfikir negatif versi kita sendiri dan menganggap diri kita tidak sempurna dan dalam hal ini kita pun telah menyangsikan kita sebagai ciptaan sang Maha Sempurna (Tuhan).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Memang semua keputusan dan hasil kembali kepada Tuhan Yang Maha Menentukan, namun menurut saya Tuhan telah memberikan segala hal yang terbaik yang cocok dan sesuai bagi diri kita. Tinggal kitanya saja yang mengolah dan <a href="http://mahadaya.com/uncommitment-unprofessional-in-business/2009/06/05"><strong>berkomitmen</strong></a> menembusnya bagaimana sesuatu itu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan kunci keberhasilan kita. Saya pun masih berusaha menuju itu semua.</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada</strong><br />
<em>Founder <a href="../">Mahadaya Enterprise</a><br />
CEO <a href="http://inventco.net/">Inventco Netmedia</a><br />
Managing Partner <a href="http://mediacitra.co.id/">MediaCitra</a></em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/07/03/kerja-itu-cuma/'>Kerja Itu Cuma&#8230;..</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/02/free-tiket-seminar-financial-revolution-mengapa-yang-kaya-semakin-kaya/'>FREE TIKET SEMINAR FINANCIAL REVOLUTION</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Uncommitment = Unprofessional in Business</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2009 13:32:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Business]]></category>
		<category><![CDATA[commitment in business]]></category>
		<category><![CDATA[googlepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[komitmen]]></category>
		<category><![CDATA[Media Strategist]]></category>
		<category><![CDATA[Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[profesionalitas]]></category>
		<category><![CDATA[professional in business]]></category>
		<category><![CDATA[uncommitment]]></category>
		<category><![CDATA[unprefessional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=838</guid>
		<description><![CDATA[Menurut Wikipedia :
Commitment means to duty or pledge to something or someone, and can refer to:
Personal commitment, interaction dominated by obligations. These obligations may be mutual, or self-imposed, or explicitly stated, or may not. Distinction is often made between commitment as a member of an organization (such as a sporting team, a religion, or as [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F05%2Funcommitment-unprofessional-in-business%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F05%2Funcommitment-unprofessional-in-business%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut <a href="http://en.wikipedia.org">Wikipedia :</a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em><strong>Commitment</strong> means to duty or pledge to something or someone, and can refer to:</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em><strong>Personal commitment</strong>, interaction dominated by obligations. These obligations may be mutual, or self-imposed, or explicitly stated, or may not. Distinction is often made between commitment as a member of an organization (such as a sporting team, a religion, or as an employee), and a personal commitment, which is often a pledge or promise to ones&#8217; self for personal growth.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em><strong>Organizational commitment</strong> can mean something pledged by an organization as opposed to its members.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><em><strong>Professional</strong>, it may also refer to a person having impressive competence in a particular activity. Reasonable work moral and motivation.  Having interest and desire to do a job well as well as holding positive attitude towards the profession are important elements in attaining a high level of professionalism.</em></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sejak saya memasuki dunia bisnis, kata <strong>komitmen dan profesional</strong> adalah kata kunci sekaligus kata mati bagi siapapun yang memasuki dunia bisnis (meski tidak hanya di bidang bisnis saja). Siapapun yang terjun ke dalam dunia tersebut, ya mau tidak mau harus memiliki integritas tinggi terhadap dua hal tersebut. Atau ekstremnya kalau tidak memiliki kedua hal tersebut, siap-siaplah tergusur atau tersingkirkan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bagi saya sendiri, kata <strong>komitmen</strong> bukan berarti hanya memiliki rasa tanggungjawab terhadap pekerjaan atau profesi, tapi juga rasa memiliki yang mendarah daging atas pekerjaan atau profesi yang kita jalani. Bukan dihitung dari berapa kali anda masuk kantor, berapa kali anda absen atau berapa kali anda mengerjakan tugas, tapi lebih jauh dari itu. Komitmen dalam pekerjaan atau profesi juga tidak dinilai dari segi pendapatan atau income yang kita terima atau seberapa besar anda dibayar, tapi seberapa besar tanggungjawab anda untuk melakukan yang terbaik dengan hasil yang terbaik yang dapat anda capai.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Profesional</strong> berasal dari kata profesi, namun bagi saya <a href="http://mahadaya.com/tinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert/2008/09/08">profesionalitas</a> bukan semata-mata dinilai dari kemampuan (skill) yang kita miliki. Profesional juga merupakan sikap kita bertindak dalam menjalani profesi kita, dapat memposisikan diri sebagai apa dan bagaimana bersikap, dan dapat memilah mana yang masalah pribadi dan mana yang masalah profesi atau tidak mencampuradukkan antara masalah pribadi dan profesi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ada yang bilang &#8220;setiap orang punya hati dan perasaan, kalau ada masalah pasti pikiran dan hati/perasaan akan terganggu&#8221;. Ya saya setuju, saya pun manusia, tapi justru disinilah diuji keprofesionalitasan kita. Apa kita bisa memilah dan memposisikan diri atau malah terlena dan membawa segalanya menjadi rusak karena masalah pribadi kita ?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut buku <strong>&#8220;Berbisnis dengan Hati&#8221; </strong>yang saya baca karangan<strong> Aa Gym dan Hermawan Kartajaya </strong>yang mengulas pendekatan spiritual dalam bisnis, dalam menjalankan bisnis apapun haruslah memakai prinsip-prisip yang sesuai hati nurani yakni kebeningan, dalam hal ini adalah kejujuran, keadilan, dan saling menguntungkan. Namun harus tetap berkomitmen memberikan hasil yang terbaik, bersikap profesional, dan tidak mencampuradukkan masalah bisnis ke dalam hati (dimasukkan dalam hati) atau sebaliknya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saya pun setuju dengan hal tersebut. Apalagi ditambah kompetisi bisnis yang sangat padat dan &#8220;kejam&#8221; sekarang ini. Dalam bisnis, semua harus dapat terpisah, mana yang masalah pribadi dan mana yang masalah bisnis. </span></p>
<blockquote style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><em>Business is business, everything in business only ruled by business it self.<br />
Business is business no heart feeling at all.</em></span></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kalau kita masih membawa masalah pribadi ke dalam bisnis, atau masalah bisnis ke dalam hati yang mengakibatkan merusak komitmen dan goal dalam setiap kegiatan bisnis, apalagi sampai silaturahmi menjadi terganggu cuma karena masalah tersebut, menurut saya&#8230;Kita belum mencapai kedewasaan dalam berbisnis.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Mada</strong><br />
Owner <a href="http://airoksigen.com/">AirOksigen.com </a><br />
Editor in Chief <a href="http://passionmagz.com/">PassionMagz.com</a><br />
Community Relations <a href="http://lintasalumni.com/">LintasAlumni.com</a></span><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/lahar-subur-itu-adalah-entrepreneur-business-week-asias-best-young-entrepreneurs-2009/'>&#8220;Lahan Subur&#8221; Itu Adalah Entrepreneur (Business Week : Asia&#8217;s Best Young Entrepreneurs 2009)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/07/03/kerja-itu-cuma/'>Kerja Itu Cuma&#8230;..</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/07/from-keyword-to-business-idea/'>From Keyword to Business Idea</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2009 01:57:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Air Oksigen]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[Media Strategist]]></category>
		<category><![CDATA[menumbuhkan potensi]]></category>
		<category><![CDATA[Potensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=823</guid>
		<description><![CDATA[
&#8220;Kematangan emosi dan kedewasaan seseorang bukanlah dari usia, tapi dari sikapnya dan bagaimana ia menghadapi dan menyikapi masalah dengan cara yang bijaksana dan menyelesaikannya&#8221;. (Mada Mahadaya, 2009)


Bagaimana cara anda menerima informasi hari ini ?
Ada yang bilang dari televisi, radio, internet dan lain-lain
Pertanyaan kedua adalah, berapa banyak dari informasi yang anda terima tadi, yang bisa meningkatkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F02%2Fpotensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F02%2Fpotensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;">
<blockquote><p><span style="color: #000000;">&#8220;Kematangan emosi dan kedewasaan seseorang bukanlah dari usia, tapi dari sikapnya dan bagaimana ia menghadapi dan menyikapi masalah dengan cara yang bijaksana dan menyelesaikannya&#8221;.<em> (Mada Mahadaya, 2009)</em><br />
</span></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
<span style="color: #000000;">Bagaimana cara anda menerima informasi hari ini ?<br />
Ada yang bilang dari televisi, radio, internet dan lain-lain</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pertanyaan kedua adalah, berapa banyak dari informasi yang anda terima tadi, yang bisa meningkatkan potensi anda untuk berkembang menjadi lebih baik?<br />
Tidak mudah menjawab pertanyaan kedua ini, mungkin karena informasi yang kita terima sebagian besar adalah hal-hal yang berkaitan dengan dunia luar atau tentang hal-hal yang ada hubungannya dengan pekerjaan kita, dan hanya sedikit yang berhubungan dengan peningkatan potensi diri kita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut penelitian, secara fisiologis, tubuh kita bertumbuh paling pesat saat kita di usia 5 hingga 18 tahun, dan kemudian melambat, sampai akhirnya terhenti rata-rata di usia 30 tahun. Sejalan dengan fisik, emosi dan potensi kita pun juga terus tumbuh sejak kita lahir, dan mempunyai potensi akan terus tumbuh sampai kita sendiri yang menghentikannya. Yang sering terjadi adalah, kita tidak sadar bahwa tanpa sengaja kita sendirilah yang `menghentikan&#8217; pertumbuhan potensi kita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kapan itu? Saat kita memutuskan untuk berhenti belajar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bagi kita yang pernah menginjakkan kaki di bangku kuliah, biasanya kita akan berhenti belajar begitu lulus. Semua buku-buku kuliah kita bundel dan kita pack dalam kardus atau kita sumbangkan ke adik kelas, dan masuklah kita di dunia kerja dengan bekal yang kita rasa sudah cukup untuk memulai karir.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika anda bertanya, &#8220;Lho, bukankah kita berhenti belajar karena bekalnya sudah cukup ?&#8221;, Ya memang, tapi itu secara akademis. Dan bersamaan dengan itu pula otak bawah sadar kita juga terpengaruh dengan kata &#8220;BERHENTI&#8221;, sehingga akan menolak informasi lain yang masuk ke diri kita.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Contoh kecilnya begini….Coba lihat ke selera musik anda. Siapakah penyanyi idola anda? Apabila anda lulus dari bangku kuliah tahun 60 atau 70-an, kecil kemungkinan anda mengidolakan Michael Jackson, Britney Spears, dan penyanyi lain era tahun 2000-an. Saya yakin, sebagian besar dari anda yang lulus kuliah tahun 60-70-an pasti idola anda adalah Elvis Presley. Lalu, apa artinya ? Begini….Pada saat otak anda masih terbuka untuk belajar, maka otak anda juga terbuka untuk informasi yang lain. Saat anda `berhenti belajar&#8217; pada waktu lulus kuliah, maka biasanya anda juga tidak begitu antusias lagi mengikuti perkembangan musik, apalagi sudah disibukkan oleh pekerjaan dan selera musik anda akan tetap berada pada saat di bangku kuliah tersebut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">So..Bagaimana agar otak bawah sadar kita tetap up to date?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>MENGIKUTI PERKEMBANGAN ZAMAN</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Perubahan yang terjadi di sekitar kita begitu cepat, baik dari sisi sosial, teknologi maupun ekonomi. Kita tidak perlu tahu semuanya, tapi setidaknya kita bisa mengikuti kearah mana perkembangannya, bahasa kerennya : jangan kuper dan <em>keep up to date.</em><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
<strong>MELIHAT &amp; MENYELESAIKAN MASALAH DARI SISI YANG BERBEDA</strong><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam hal ini, cobalah perlakukan dengan sikap yang berbeda meski dengan masalah sama, cobalah pikirkan solusi yang berbeda dari yang biasanya anda lakukan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Atau cobalah nilai dari sisi lain, jangan posisikan anda selalu benar dan posisikan anda pada orang lain. Apabila anda berinisiatif melihat suatu masalah dari sisi yang berbeda, bisa jadi anda akan menemukan solusi lain yang lebih jitu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>JADILAH SEORANG EXPERT DI BIDANG ANDA</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda suka memasak misalnya ?<br />
Jadilah seorang yang expert (ahli) dalam memasak, minimal di rumah anda sendiri. Daripada hanya memasak yang itu-itu saja, cobalah menu-menu baru yang belum pernah anda coba sebelumnya, ini akan memaksa anda keluar dari <em>comfort zone</em>, membuat potensi memasak kita terus bertumbuh.<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Semakin baik potensi anda tumbuh, semakin baik kreativitas anda dalam mengembangkan <span style="color: #3366ff;"><a href="http://airoksigen.com/kerjasama/">sesuatu yang kecil menjadi sesuatu yang besar.</a></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #3366ff;"><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada</strong><br />
<em>Founder <a href="../">Mahadaya Enterprise</a><br />
CEO <a href="http://inventco.net/">Inventco Netmedia</a><br />
Managing Partner <a href="http://mediacitra.co.id/">MediaCitra</a></em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/12/entrepreneurs-can-change-the-world/'>Entrepreneurs Can Change The World</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/01/projek-lama-projek-baru-komitmen-baru-tim-baru/'>Projek Lama + Projek Baru = Komitmen Baru + Tim Baru</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/13/hellotxtcom-satu-tempat-mengupdate-status-berbagai-social-network-dan-microblogging/'>HelloTxt.com, Satu Tempat Untuk Mengupdate Berbagai Social Network &#038; Microblogging</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Punya Uang dan Punya Waktu</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 20:54:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis mudah]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis murah]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis sampingan]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[Media Strategist]]></category>
		<category><![CDATA[uang]]></category>
		<category><![CDATA[waktu]]></category>
		<category><![CDATA[waktu dan uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya berjalan-jalan ke FB-nya mas Baban Sarbana, salah satu senior saya di IPB yang luar biasa perjalanan hidupnya. Menurut notes-nya, beliau memaparkan suatu hal yang tidak baru tapi masih menarik untuk disimak.
Paling tidak, ada 4 kondisi manusia yang membedakan satu dengan yang lainnya. Terkait dengan kemampuan pengelolaan waktu dan uang.
TIDAK MEMILIKI WAKTU DAN TIDAK [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F05%2F24%2Fpunya-uang-dan-punya-waktu%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F05%2F24%2Fpunya-uang-dan-punya-waktu%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kemarin saya berjalan-jalan ke FB-nya mas <a href="http://www.facebook.com/note.php?note_id=79119503354&amp;ref=nf#/profile.php?id=1469173949">Baban Sarbana</a>, salah satu senior saya di IPB yang luar biasa perjalanan hidupnya. Menurut <em>notes</em>-nya, beliau memaparkan suatu hal yang tidak baru tapi masih menarik untuk disimak.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Paling tidak, ada 4 kondisi manusia yang membedakan satu dengan yang lainnya. Terkait dengan kemampuan pengelolaan waktu dan uang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>TIDAK MEMILIKI WAKTU DAN TIDAK MEMILIKI UANG</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda sibuk dengan kegiatan tapi sebenarnya tidak memiliki uang. Kondisi ini dimiliki oleh buruh atau pegawai kecil yang penghasilannya sangat pas-pasan. <span id="more-784"></span>Bekerja sangat keras untuk menghasilkan uang yang tidak mencukupi. Pada akhirnya, hidupnya berada dalam tekanan dan kesulitan. Secara mental, orang yang berada pada kondisi ini akan lebih banyak tergantung pada kebaikan orang lain untuk memperbaiki kehidupan finansialnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jangan salahkan orang lain yang menjadi penyebab keberadaan Anda di kondisi ini. Anda berada disini biasanya dikarenakan latar belakang pendidikan atau kekurangan kompetensi dan keterampilan yang memadai dan dibutuhkan oleh pekerjaan tertentu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Banyak pekerjaan yang mengukur jumlah uang sebagai upah atau gaji bukan hanya dari latar belakang pendidikan, tapi juga berdasar pada kompetensi yang Anda miliki. Oleh karena itu, jika Anda tidak berminat untuk menambah latar belakang pendidikan formal Anda, cobalah untuk menguasi kompetensi tertentu sehingga menambah daya saing Anda terhadap kompensasi yang didapatkan. Perlahan tapi pasti, uang akan lebih banyak Anda miliki dan Anda memiliki lebih banyak pilihan untuk menikmati waktu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>MEMILIKI WAKTU TAPI TIDAK MEMILIKI UANG</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda memiliki banyak waktu tapi tidak memiliki cukup uang untuk menikmatinya. Biasanya Anda banyak berkhayal tanpa tahu apakah khayalan Anda bisa diwujudkan atau tidak. Kasarnya ini terjadi pada orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan/usaha. Jika Anda berada pada situasi ini, maka tenang saja, karena Anda merupakan gambaran dari banyak orang di Indonesia. Jika waktu Anda banyak, tapi Anda tidak poduktif menghasilkan uang, maka Anda harus mengendalikan diri untuk tetap berpikir dan bertindak positif.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika Anda berada pada posisi ini, cobalah menekuni profesi tertentu yang tidak membutuhkan waktu tetap untuk bekerja. Banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja paruh waktu yang tidak terikat sebagai karyawan. Anda hanya harus memiliki kemampuan tertentu yang dibutuhkan perusahaan dan membuat Anda menjadi profesional. Profesionalisme bisa menambah penghasilan Anda.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika Anda mau terjun langsung sebagai entrepreneur, itu pilihan lebih bagus lagi. Karena Anda bisa memanfaatkan waktu luang Anda untuk memilih jenis usaha mana yang cocok untuk Anda. Jika uang menjadi penghambatnya, maka yang perlu Anda lakukan adalah meyakinkan orang yang memiliki uang untuk membantu usaha Anda. Anda tidak bisa membayar orang lain untuk mempercayai Anda. Anda hanya melakukan usaha meyakinkan gagasan usaha Anda memberikan keuntungan secara finansial kepada orang yang dimintai bantuan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>TIDAK MEMILIKI WAKTU TAPI MEMILIKI UANG</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda sibuk sekali dan tidak sempat untuk menikmati uang. Anda terlalu ditelan kesibukan, sehingga tidak sadar kalau Anda hidup bukan hanya untuk menghasilkan uang, tapi menghasilkan uang untuk menikmati hidup. Kondisi ini dimiliki oleh para pemilik usaha yang sangat tergantung dengan keberadaan pemiliknya. Usahanya tidak bisa ditinggalkan dan akan bangkrut jika tidak melibatkan pemiliknya. Pemilik toko kecil yang harus terus diawasi, pemilik salon yang belum memiliki anak buah yang kompeten atau para profesional yang harus dengan dia yang menangani setiap pekerjaan termasuk juga dengan para artis atau dokter.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Para pemiliki usaha seperti pertanian dan perkebbunan di desa-desa banyak yang sibuk sekali sehingga tidak memiliki waktu akan tetapi terkaget-kaget dengan uang yang dimilikinya, sehingga tidak bijak dalam menghabiskan uangnya. Banyak yang kemudian membeli barang-barang yang konsumtif dan uangnya tidak bisa menunjang kehidupan jangka panjang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>MEMILIKI WAKTU DAN MEMILIKI UANG</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda memiliki banyak waktu luang dan memiliki banyak uang. Kondisi ini ideal dan kemungkinan besar dimiiki oleh seorang <strong>entrepreneur</strong>. <a href="http://mahadaya.com"><strong>Entrepreneur</strong></a> tahu kualitas dari waktu dan bagaimana menikmatinya. Entrepreneur juga tahu bagaimana kualitas dan kemampuan uang sehingga mampu menjadikannya sebagai alat untuk menikmati waktu luangnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Waktu berhubungan dengan keinginan dan uang berhubungan dengan kemampuan. Keduanya harus Anda kelola dengan benar karena jika Anda salah, waktu tidak bisa Anda beli dengan uang berapa pun. Karena waktu berjalan linear, lurus dan tidak kembali. Anda harus mengelola uang untuk mewujudkan keinginan Anda dan menikmati waktu dalam prosesnya. Apakah itu uang Anda atau uang orang lain, itu masalah berikutnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Anda butuh kepintaran untuk ’menghitung’ waktu yang Anda habiskan dan uang yang Anda hasilkan. Tapi Anda butuh kecerdasan untuk menghabiskannya dengan tepat sehingga menghasilkan keuntungan dan kehidupan yang berkualitas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kombinasi antara uang dan waktu ini, membuat Anda bisa menghargai apa yang Anda peroleh dan apa yang tidak Anda peroleh. Uang bisa diciptakan, tapi waktu hanya datang sekali saja, ketika sudah pergi, pasti tidak akan kembali. Anda harus bisa memiliki dan menikmati uang dan waktu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika Anda mengelola waktu dan uang dengan cerdas, maka Anda bisa menikmati uang dengan waktu Anda dan Anda bisa menikmati waktu dengan uang Anda.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Lalu Anda di kategori yang mana lebih tepatnya ?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Sekedar tips saja : </strong>Paling tidak  jika kita masih bekerja, kita tetap bisa memiliki <a href="http://airoksigen.com/kerjasama"><span style="color: #3366ff;">sumber pendapatan lain</span></a> dari bisnis atau usaha lain.</span><span style="color: #000000;"> Untuk nantinya dapat berinvestasi yang lebih besar. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://airoksigen.com/kerjasama"><strong><span style="color: #3366ff;">Bisnis mudah, murah, dibutuhkan semua orang dan menguntungkan</span></strong></a> ? Hmmm&#8230;.&#8221;kata&#8221; yang menarik!<br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Mada</strong><br />
Owner <a href="http://airoksigen.com/">AirOksigen.com </a><br />
Editor in Chief <a href="http://passionmagz.com/">PassionMagz.com</a><br />
Community Relations <a href="http://lintasalumni.com/">LintasAlumni.com</a></span><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/09/ide-bisnis-dari-rumah-inspirasi-buku-101-tanpa-kantor/'>Ide Bisnis Dari Rumah (Inspirasi Buku 101 Tanpa Kantor)</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/25/stickytwits/'>Stickytwits : Stikernya Para Twitter</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/12/entrepreneurs-can-change-the-world/'>Entrepreneurs Can Change The World</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/01/projek-lama-projek-baru-komitmen-baru-tim-baru/'>Projek Lama + Projek Baru = Komitmen Baru + Tim Baru</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tinggalkan Profesionalisme (Jadilah EXPERT)</title>
		<link>http://mahadaya.com/2008/09/08/tinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2008/09/08/tinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Sep 2008 23:44:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Bola Salju]]></category>
		<category><![CDATA[Expert]]></category>
		<category><![CDATA[Profesional]]></category>
		<category><![CDATA[Profesionalisme]]></category>
		<category><![CDATA[To Be]]></category>
		<category><![CDATA[To Have]]></category>
		<category><![CDATA[Valensi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.wordpress.com/?p=283</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin saya membaca sebuah artikel dari seorang Trainer luar biasa mas Jamil Azzaini (Trainer&#38;Inspirator KUBIK yang juga ternyata satu almamater dengan saya di IPB), mengenai Profesionalisme Vs Expert.
MOTIVASI adalah kata yang mendorong kita dalam melakukan sesuatu. Apa yang memotivasi anda datang ke kantor setiap hari untuk bekerja atau berbisnis? Income? Jabatan? Pengakuan? Tanggung jawab? dll&#8230;
Jika [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F09%2F08%2Ftinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F09%2F08%2Ftinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;">Kemarin saya membaca sebuah artikel dari seorang Trainer luar biasa mas <a href="http://jamil.niriah.com/">Jamil Azzaini</a> (Trainer&amp;Inspirator KUBIK yang juga ternyata satu almamater dengan saya di <a href="http://www.ipb.ac.id/id/">IPB</a>), mengenai Profesionalisme Vs Expert.</p>
<p>MOTIVASI adalah kata yang mendorong kita dalam melakukan sesuatu. Apa yang memotivasi anda datang ke kantor setiap hari untuk bekerja atau berbisnis? Income? Jabatan? Pengakuan? Tanggung jawab? dll&#8230;</p>
<p>Jika kita pikirkan lebih dalam, motivasi adalah hasil kali antara To Be, To Have dan Valensi (Motivasi = To Be x To Have x Valensi)</p>
<p>* To Be : keinginan kita menjadi atau prestasi (misal : menjadi manajer, kepala bagian, Chief dll)<br />
* To Have : keinginan kita untuk memiliki (misal : penghasilan 200 juta setahun, rumah, mobil dll)<br />
* Valensi : keinginan meningkatkan kualitas diri kita (misal : peningkatan ilmu, pengalaman, aktualisasi dll)</p>
<p>Jadi semakin tinggi Valensi, Tobe, dan To Have maka akan semakin tinggi motivasi hidup anda. Semakin tinggi motivasi hidup, maka akan semakin sukseslah anda.</p>
<p>Rumus tersebut adalah benar, namun tidak memiliki dimensi jangka panjang atau tidak memiliki istilah ”bola salju”, dan sangat tidak mencerminkan SUKSES MULIA.</p>
<p>Sekarang coba renungkan kalimat ini :</p>
<p>”Profesionalisme bisa menjadi alasan kenapa seseorang tidak mampu menciptakan prestasi-prestasi besar“</p>
<p>Memang terasa cukup aneh, namun coba sekarang kita pahami dulu kata per kata berikut :<br />
<span id="more-225"></span><br />
Profesionalisme adalah sikap yang dilakukan dan ditunjukkan oleh seorang profesional. Profesional sendiri berasal dari kata profesi, yang berarti pekerjaan yang dilakukan secara spesifik dan memerlukan kemampuan khusus sehingga seorang yang profesional akan mendapat bayaran tertentu karena menjalankan profesinya tersebut.</p>
<p>Contoh :</p>
<p>Seorang petinju, walau dia menekuni bidang tersebut dan menjadi ahli dalam bertinju, tetapi tetap disebut sebagai petinju amatir apabila dia tidak mendapatkan bayaran yang layak dari aktivitas bertinjunya. Dia baru menjadi seorang profesional, apabila dia mendapatkan bayaran yang pantas untuk kelas bertinjunya.</p>
<p>Dengan demikian, seorang profesional mengikuti rumus motivasi jangka pendek (To Be x To Have x Valensi). To Be ditunjukkan dari prestasi pekerjaannya, To Have ditunjukkan dari pengharapan terhadap bayaran yang diterimanya, sedangkan Valensi ditunjukkan dari kemampuan yang dimilikinya.</p>
<p>Profesionalisme adalah benar. Tetapi profesionalisme memiliki kelemahan, karena unsur To Have tadi, dan To Have bisa mengganggu serta menghambat parameter To Be dan Valensi.</p>
<p>Jadi dalam profesionalisme, unsur To Have masih sangat terasa. Seorang profesional akan mengerjakan pekerjaan yang dipercayakannya sesuai dengan bayaran yang ia terima. Jika ia memperoleh kesepakatan dibayar Rp 10 juta, maka dia akan melakukan pekerjaan tersebut dengan mengeluarkan energi senilai Rp 10 juta, tidak lebih, yang padahal dia bisa melakukan pekerjaan yang sama dengan kualitas yang lebih baik. Itulah kelemahan profesionalisme.</p>
<p>Prestasi kerja kita seringkali dibatasi oleh besaran uang yang diterima. Selain itu, sebagai seorang profesional, dia hanya akan mau melakukan pekerjaan-pekerjaan besar apabila bayarannya dianggap sesuai.</p>
<p>Berbeda dengan seorang EXPERT, seorang expert adalah orang yang berorientasi pada pencapaian To Be dan peningkatan Valensi. Dia adalah orang yang terus menerus ingin menambah prestasi dalam profesinya. Pada saat yang sama ia terus meningkatkan keahliannya dalam bidang tersebut. Seorang expert tidak terlalu memperdulikan To Have yang akan diperolehnya. Baginya, melakukan pekerjaan sebaik mungkin adalah motivasinya.</p>
<p>Menjadi expert bersedia dibayar lebih rendah untuk sebuah pekerjaan namun tidak akan membatasi kualitas dan kuantitas pekerjaannya. Baginya To Have pasti akan diperoleh sebagai hasil dari pekerjaannya itu. Namun seorang Expert akan menempatkan To Have yang didapat sebagai asetnya untuk meraih To Be dan Valensi yang lebih tinggi.</p>
<p>Itulah mengapa…</p>
<p>* Bill Gates (Microsoft) memberikan fasilitas email gratis dan fasilitas update gratis<br />
* Larry Page dan Sergey Brin (Google) memberikan mesin pencari gratis dan aplikasi gratis<br />
* Alex Ferguson (MU) menjadi pelatih sepak bola junior internasional gratis<br />
* M. Yunus (Grameen Bank) berjuang demi peningkatan ekonomi dunia dengan memberikan pinjaman tanpa jaminan dan pembayaran lunak</p>
<p>Mereka memberikan yang terbaik yang bisa mereka lakukan, dan untuk hasilnya&#8230;anda bisa menilai sendiri bukan?</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada Azhari</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>CEO Inventco Netmedia (</em><a href="http://inventco.net/"><em>www.inventco.net</em></a><em>)<br />
Strategic Director creativemediamaker (</em><a href="http://creativemediamaker.com/"><em>www.creativemediamaker.com</em></a><em>)<br />
Founder Hotspot Community (</em><a href="http://hotspoters.net/"><em>www.hotspoters.net</em></a><em>)</em></p>
<p style="text-align: justify;">
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/archives/'>Archives</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/lahar-subur-itu-adalah-entrepreneur-business-week-asias-best-young-entrepreneurs-2009/'>&#8220;Lahan Subur&#8221; Itu Adalah Entrepreneur (Business Week : Asia&#8217;s Best Young Entrepreneurs 2009)</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2008/09/08/tinggalkan-profesionalisme-jadilah-expert/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FOKUS = Keyakinan Pada Tujuan</title>
		<link>http://mahadaya.com/2008/05/14/fokus-keyakinan-pada-tujuan/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2008/05/14/fokus-keyakinan-pada-tujuan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 May 2008 06:22:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Fokus]]></category>
		<category><![CDATA[Kebiasaan Buruk]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.wordpress.com/?p=173</guid>
		<description><![CDATA[




Only through focus can you do world-class things,
no matter how capable you are. -Bill Gates (Fortune, July 8, 2002)-
Itulah kalimat yang dikatakan salah seorang yang termasuk jajaran orang tersohor di dunia.
Oke kita review sejenak, me-review yang mungkin sering terjadi kepada kita semua di dalam keseharian kita&#8230;
Pernah merasa kebanyakan pekerjaan sampe sepertinya tidak rampung-rampung?
&#8220;Saya pernah&#8221;
Pernah pas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F05%2F14%2Ffokus-keyakinan-pada-tujuan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F05%2F14%2Ffokus-keyakinan-pada-tujuan%2F" height="61" width="51" /></a></div><blockquote>
<p style="text-align:center;"><strong><br />
</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align:center;"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2008/05/web-marketing.jpg"><img class="size-medium wp-image-174 aligncenter" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2008/05/web-marketing.jpg?w=226" alt="" width="230" height="268" /></a></p>
<p style="text-align:center;"><strong>Only through focus can you do world-class things,<br />
no matter how capable you are. -Bill Gates (Fortune, July 8, 2002)-</strong></p>
<p style="text-align:left;"><strong></strong>Itulah kalimat yang dikatakan salah seorang yang termasuk jajaran orang tersohor di dunia.</p>
<p style="text-align:left;">Oke kita review sejenak, me-review yang mungkin sering terjadi kepada kita semua di dalam keseharian kita&#8230;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah merasa kebanyakan pekerjaan sampe sepertinya tidak rampung-rampung?<br />
&#8220;Saya pernah&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah pas bangun tidur merasa banyak beban karena harus mengerjakan ini itu yang seharusnya dikerjakan kemarin-kemarin?<br />
&#8220;Saya pernah&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah merasa hari-hari tidak produktif?<br />
&#8220;Saya pernah&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah merasa tidak/kurang dihargai dengan segala yang kita berikan atau perjuangkan dan hasilnya seakan-akan untuk mencapai impian atau cita-cita kita?<br />
&#8220;Saya pernah&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah merasakan hari-hari berlalu begitu saja dan tidak ada satu pun hal yang selesai dan bermanfaat bagi kita?<br />
&#8220;Saya juga pernah&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernah kita merasa bosan, jenuh dengan aktivitas yang itu-itu aja?<br />
&#8220;Hmm&#8230;pernah tapi sepertinya saya jarang beraktivitas yang itu-itu aja&#8221;</p>
<p style="text-align:left;">Pernahkah kita melihat begitu sebuah peluang dan ingin mejalankannya — namun pada akhirnya tidak ada yang jalan?<br />
Kalo yang ini, sepertinya saya belum pernah <img src='http://mahadaya.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:left;">Dan saya yakin, kita semua pernah mengalami hal-hal seperti diatas, dengan kadar berbeda dan kasus masing-masing. Ada yang punya budaya menunda sehingga kerepotan sendiri. Ada yang memang “karena kita manusia” maka kita merasa jenuh, lelah dan akhirnya tidak produktif.</p>
<p style="text-align:left;">Sebenarnya kebiasaan tidak baik (atau kelemahan) semacam itu bisa dihilangkan dengan  jika kita memiliki sikap yakin untuk fokus pada tujuan.</p>
<p style="text-align:left;">Keyakinan untuk fokus pada tujuan, misal :<br />
Kalau mau berhenti merokok, fokuslah untuk benar-benar berhenti. Sekali kehilangan fokus, tanpa sadar kita akan terbawa pengaruh untuk menghisap asap beracun itu lagi meski sudah pernah berhenti.</p>
<p style="text-align:left;">Kalau ingin menikah, dan kita fokus untuk melakukan persiapan-persiapan pra nikah. Jika tidak, maka tentu sampai kapanpun minimal kita tidak akan siap untuk menikah.</p>
<p style="text-align:left;">Kalau kita ingin menjadi karyawan terbaik atau the best &#8220;apa&#8221;, dan kita fokus betul ke tujuan itu. Dengan fokus yang jelas itu, maka dengan sendirinya kita membangun kebiasaan dan mem-brand diri kita untuk menuju ke arah tujuan itu.</p>
<p style="text-align:left;">Kalau mau jadi entrepreneur, jagalah niat, tujuan dan impian kita terus dan terus fokus, sebab sedikit saja kita kehilangan fokus, &#8220;jaminan&#8221; sampai matipun kita belum tentu jadi pengusaha.</p>
<p style="text-align:left;">Sekali lagi&#8230;<br />
&#8220;Siapa yang ingin melakukan suatu hal yang besar bagi dunia, tidak peduli bagaimana dan seperti apa dirimu dan kemampuanmu, FOKUS-lah jawabannya!&#8221;</p>
<p style="text-align:left;"><strong>Mada Azhari</strong></p>
<p style="text-align:left;"><em>CEO Inventco Netmedia (</em><a title="Online Media Management" href="http://inventco.net/" target="_blank"><em>www.inventco.net)</em></a><em><br />
Chief of Business MEDIA CITRA, PT (</em><a title="Communication Partner" href="http://ptmediacitra.com/v2" target="_blank"><em>www.ptmediacitra.com</em></a><em>)</em></p>
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/09/ide-bisnis-dari-rumah-inspirasi-buku-101-tanpa-kantor/'>Ide Bisnis Dari Rumah (Inspirasi Buku 101 Tanpa Kantor)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/'>How To Create Luck ? (Bagaimana Menciptakan Keberuntungan?)</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2008/05/14/fokus-keyakinan-pada-tujuan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>How To Create Luck ? (Bagaimana Menciptakan Keberuntungan?)</title>
		<link>http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Apr 2008 09:40:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biz Start & Grow]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Keberuntungan]]></category>
		<category><![CDATA[Luck]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.wordpress.com/?p=165</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa hari lalu saya membaca blog mas Rony, tentang &#8220;Luck&#8221; ini, entah kenapa yang begitu antusias ingin tau lebih banyak tentang hal tersebut, mungkin karena saya pun sedang mencari &#8220;Luck&#8221; tersebut dalam hidup saya.
Pernahkah anda membanyangkan seorang Tiger Wood hanya mengayunkan stik golf dibayar US$ 8 juta danDavid Beckham hanya nendang-nendang bola, tapi dibayar $ 80.000 per [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F04%2F22%2Fhow-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F04%2F22%2Fhow-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan%2F" height="61" width="51" /></a></div><div style="text-align: justify;">
<p>Beberapa hari lalu saya membaca blog mas <a href="http://roniyuzirman.com" target="_blank">Rony,</a> tentang &#8220;Luck&#8221; ini, entah kenapa yang begitu antusias ingin tau lebih banyak tentang hal tersebut, mungkin karena saya pun sedang mencari &#8220;Luck&#8221; tersebut dalam hidup saya.</p>
<p>Pernahkah anda membanyangkan seorang <a href="http://tigerwood.com" target="_blank">Tiger Wood </a>hanya mengayunkan stik golf dibayar US$ 8 juta dan<a href="http://davidbeckham" target="_blank">David Beckha</a>m hanya nendang-nendang bola, tapi dibayar $ 80.000 per minggu ?</p>
<p>Mereka adalah orang-orang yang LUCKY.</p>
<p>Apa sih penentu keberuntungan seorang striker sepak bola dan pemukul golf ? Tentu, bagi pemain bola dia bisa menendang bola tepat pada sasarannya karena ia berada di tempat yang tepat dan pada saat yang tepat (the right place at the right time), begitu pula pada pemain golf.</p>
<p>Dalam buku Roger Hamilton &#8220;Your Life Your Legacy&#8221;, ia menulis bahwa untuk mendapatkan LUCK itu perlu 4 pondasi, yaitu Location, Understanding, Connection, Knowledge.</p>
<p>LOCATION &#8211; Kita harus selalu berada di tempat yang tepat di saat yang tepat. Banyak orang yang setiap harinya sibuk ke sana kemari tapi tanpa di sadarinya ia berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. LUCK berawal dari kemampuan kita memilih untuk selalu berada di tempat yang tepat di saat yang tepat. Contohnya Beckham itu. Makanya ia sering mencetak gol.</p>
<p>UNDERSTANDING &#8211; Setelah kita berada di tempat yang tepat dan waktu yang tepat, tugas kita selanjutnya adalah seperti Beckham : menendang bola itu supaya goal, atau TAKE ACTION. Banyak di antara kita hanya duduk menyaksikan pertandingan sebagai penonton. Kita harus jadi pemain yang menendang bola. LUCK datang bagi mereka para pemain, bukan penonton.</p>
<p>CONNECTIONS &#8211; Kita mengerti bahwa tugas kita sebagai pemain sepak bola adalah menendang bola ke dalam gawang. Kita memulai bisnis bertahun-tahun, tapi kok bolanya nggak datang-datang? Kita terus menunggu, menunggu dan menunggu bertahun-tahun. Beckham berhasil menendang bola yang berasal dari umpan pemain lain. Artinya, ia mendapatkan koneksi dari teman-teman satu timnya.</p>
<p>Begitu juga para multi miliarder yang lain, mereka itu berhasil menendang bola ke dalam gawang mereka masing-masing adalah berawal dari koneksi yang dibangun selama bertahun-tahun. Koneksi, menurut Roger Hamilton berbeda dengan jaringan (network). Banyak di antara kita memiliki network yang begitu luas, tapi penuh dengan penonton (spectators), bukan pemain. Makanya, peluang itu tidak kunjung datang.</p>
<p>KNOWLEDGE &#8211; Bola yang datang ke kaki kita tidak ada artinya kalau kita tidak tahu cara menendangnya. Semua peluang yang datang ke arah kita tidak ada artinya jika kita tidak tahu bagaimana memanfaatkannya.</p>
<p>Untuk mengetahui bagaimana cara menendang bola adalah dengan menjadi pemain. Semakin banyak bermain, semakin tahu. Semakin dini kita bermain di lapangan, semakin cepat juga kita mendapatkan keberuntungan (luck) itu.</p>
<p>Tentukan pilihan kita saat ini juga!</p></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;"></div>
<div style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada</strong><br />
<em>Founder <a href="../">Mahadaya Enterprise</a><br />
CEO <a href="http://inventco.net/">Inventco Netmedia</a><br />
Managing Partner <a href="http://mediacitra.co.id/">MediaCitra</a></em></p>
</div>
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/09/ide-bisnis-dari-rumah-inspirasi-buku-101-tanpa-kantor/'>Ide Bisnis Dari Rumah (Inspirasi Buku 101 Tanpa Kantor)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/21/10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung/'>10 (Sepuluh) Rahasia Menjadi Orang Beruntung</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/21/10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung/'>10 (Sepuluh) Rahasia Menjadi Orang Beruntung</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 (Sepuluh) Rahasia Menjadi Orang Beruntung</title>
		<link>http://mahadaya.com/2008/04/21/10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2008/04/21/10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 10:25:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[Keberuntungan]]></category>
		<category><![CDATA[Rahasia Keberuntungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.wordpress.com/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[Kalau kita sering membaca artikel atau tulisan para orang-orang besar tentu kita merasa tertantang dan ingin rasanya mengetahui kunci atau rahasia sukses mereka, banyak diantara mereka yang menyebutkan faktor &#8220;keberuntungan&#8221; juga termasuk dalam rahasia kesuksesan itu.
Bahkan Donald Trumph bilang &#8220;Everything in life is luck&#8221;.
Carl Jung mendefinisikan fenomena keberuntungan itu sebagai rentetan sinkronisitas atau dengan kata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F04%2F21%2F10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2008%2F04%2F21%2F10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Kalau kita sering membaca artikel atau tulisan para orang-orang besar tentu kita merasa tertantang dan ingin rasanya mengetahui kunci atau rahasia sukses mereka, banyak diantara mereka yang menyebutkan faktor &#8220;keberuntungan&#8221; juga termasuk dalam rahasia kesuksesan itu.</p>
<p>Bahkan Donald Trumph bilang &#8220;Everything in life is luck&#8221;.</p>
<p>Carl Jung mendefinisikan fenomena keberuntungan itu sebagai rentetan sinkronisitas atau dengan kata lain orang yang beruntung adalah orang yang mengikuti aliran (flow) dalam hidupnya. &#8220;As you flow grows, your luck grows&#8221;. Orang-orang yang sukses tau dan akan mengikuti aliran mana mereka dapat tumbuh dan menciptakan keberuntungan.</p>
<p>Pertanyaannya, aliran dan jalan seperti apa yang harus diikuti?<br />
Kalau Wallace D. Wattles dalam buku Science of Getting Rich merumuskan bahwa untuk menjadi orang sukses harus think, feel and act in a certain way. Setelah saya membaca blog dari mas Rony (TDA) saya mendapat jawabannya, beliau mengutip dari buku Becoming A Magnet of Luck (BeaMaL) karangan Sucipto Ajisaka salah satu member TDA di Surabaya.</p>
<p>Ada 10 &#8220;rahasia&#8221; yang diungkap dengan gamblang di dalam buku tersebut :</p>
<p>1. Bangun dan perbesarlah jejaring anda. Bangunlah network.<br />
Jalinlah silaturahmi dengan siapa saja, karena silaturahmi membawa rezeki. Kurang lebih seperti itulah maknanya. Orang-orang yang sukses adalah mereka yang banyak teman dan gemar bersilaturahmi.</p>
<p>Disini dijelaskan secara detil apa manfaat dari jejaring itu. Bagaimana membangun jejaring. dan memanfaatkan teknologi guna membangun jejaring.</p>
<p>2. Berpetualanglah mencari hal-hal baru. Mereka yang gemar berpetualang selalu punya rasa ingin tahu yang tinggi dan terbuka. Berpetualang akan membuka kemungkinan dan peluang, termasuk keberuntungan.</p>
<p>Saya jadi teringat dengan tokoh di novel The Alhemist karya Paulo Cuelho. Ia berpetualang mengikuti kata hatinya lalu menemukan keberuntungannya atau J.K Rowling konsisten mengikuti feel-nya dan meraih keberuntungan dengan menciptakan novel Harry Potter yang luar biasa. Bahkan Master Yoda (Star Wars) mengatakan &#8220;Trust Your Feeling&#8221;</p>
<p>3. Banyak memberi dan melayani.<br />
Pertanyaan menarik yang dijawab di buku ini adalah mengapa dengan memberi kita bisa mengundang keberuntungan? Bagaimana membangun semangat memberi? Bagaimana membangun mentalitas kelimpahan (abundance)?</p>
<p>Kalau saya ilustrasikan seperti halnya kita mengucapkan salam, apabila kepada satu orang hanya satu orang yang membalasnya, namun bila mengucapkan kepada 1 juta orang maka 1 juta orang yang akan membalasnya.</p>
<p>4. Memiliki tujuan.<br />
Bagaimana kekuatan tujuan dapat memudahkan kita mengundang keberuntungan.<br />
Kenapa harus? Tujuan yang akan mengatur jalan hidup kita lewat mananya meskipun lambat asalkan memiliki tujuan..</p>
<p>5. Fleksibel dan rileks.<br />
Dalam hidup kita tidak perlu terlalu terburu-buru, tergopoh-gopoh, seimbangkan hidup anda.</p>
<p>6. Mengikuti dan mengasah intuisi.<br />
Intuisi = kepekaan, dalam hal ini intuisi harus diasah agar kita tau mana dan apa yang perlu dilakukan</p>
<p>7. Memiliki sikap positif.</p>
<p>8. Bertumbuh dan belajar.</p>
<p>9. Berani mengambil tindakan.</p>
<p>10. Tuhan jualah yang menentukan.</p>
<p>Dalam buku tersebut mengungkap bahwa keberuntungan yang sering disebut sebagai hoki, luck atau fortune itu bukanlah terjadi secara kebetulan, untung-untungan atau terkait dengan ramal-meramal. Keberuntungan juga tidak terkait dengan tahayul, feng shui. Keberuntungan adalah tentang sikap, perilaku dan tindakan yang tepat. Dengan demikian keberuntungan akan menjadi hak semua orang yang mengetahui dan mempraktekkan dalam kehidupan.</p>
<p><strong>Mada Azhari</strong></p>
<p><em>CEO Inventco Netmedia (<a title="Online Media Management" href="http://inventco.net/" target="_blank">www.inventco.net)</a><br />
Chief of Business MEDIA CITRA, PT (<a title="Communication Partner" href="http://ptmediacitra.com/v2" target="_blank">www.ptmediacitra.com</a>)</em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/'>How To Create Luck ? (Bagaimana Menciptakan Keberuntungan?)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/07/03/kerja-itu-cuma/'>Kerja Itu Cuma&#8230;..</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/22/how-to-create-luck-bagaimana-menciptakan-keberuntungan/'>How To Create Luck ? (Bagaimana Menciptakan Keberuntungan?)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/05/uncommitment-unprofessional-in-business/'>Uncommitment = Unprofessional in Business</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2008/04/21/10-sepuluh-rahasia-menjadi-orang-beruntung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</title>
		<link>http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Sep 2007 15:18:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Wisdom]]></category>
		<category><![CDATA[entrepeneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Entrepreneur]]></category>
		<category><![CDATA[memulai usaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.wordpress.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/</guid>
		<description><![CDATA[Perlunya mentor untuk menginspirasi dan mendorong kita dalam memulai usaha memanglah cara yang sangat manjur dalam melakukan perubahan pemikiran diri kita.
Mungkin yang jadi pertanyaan  adalah &#8220;apa diri kita mau melakukan perubahan untuk memulai usaha ?&#8221;.
Yang kedua adalah &#8220;apa kita mau meluangkan dan menginvestasikan waktu kita untuk belajar di tengah kesibukan kita ?&#8221;
Adanya kendala tersebut, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2007%2F09%2F05%2Fketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2007%2F09%2F05%2Fketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Perlunya mentor untuk menginspirasi dan mendorong kita dalam memulai usaha memanglah cara yang sangat manjur dalam melakukan perubahan pemikiran diri kita.</p>
<p>Mungkin yang jadi pertanyaan  adalah &#8220;apa diri kita mau melakukan perubahan untuk memulai usaha ?&#8221;.</p>
<p>Yang kedua adalah &#8220;apa kita mau meluangkan dan menginvestasikan waktu kita untuk belajar di tengah kesibukan kita ?&#8221;</p>
<p>Adanya kendala tersebut, mendorong saya untuk membuat suatu media yang dapat memberikan pelajaran yang sangat aplikatif dalam mempelajari dunia entrepreneurship dan bisnis, <em><a href="http://www.EntrepreneurPartner.wordpress.com" target="_blank">www.EntrepreneurPartner.wordpress.com</a></em></p>
<p>Anda bisa belajar banyak tentang banyak hal yang akan merubah paradigma kita yang (kadang) menganggap menjadi seorang entrepreneur dan dunia bisnis tidak menarik karena sulit dan tidak berbakat.</p>
<p>Selain itu saya juga membangun sebuah komunitas Entrepreneur Partner (<em><a href="http://www.friendster.com/epcommunity" target="_blank">www.friendster.com/epnetwork</a></em>) yang ditujukan agar kita dapat saling berinteraksi dan berbagi dengan adanya persamaan minat dan keinginan.</p>
<p>Semoga dari sini kita dapat membangun persaudaraan dan (mungkin) juga bisnis.</p>
<p>Salam,</p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-family: 'Trebuchet MS';">MADA</span></em></p>
<p class="MsoNormal"><em><span style="font-family: 'Trebuchet MS';">Chief of Business PT MEDIA CITRA (<a href="http://www.ptmediacitra.com/">http://www.ptmediacitra.com</a>)</span><span style="font-family: 'Trebuchet MS';"><br />
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (<a href="http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com/">http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com</a>)</span><span style="font-family: 'Trebuchet MS';"><br />
Founder FFI CLUB – Klub Hemat Bahan Bakar – (<a href="http://www.fficlub.blogspot.com/">www.fficlub.blogspot.com</a>)</span><span style="font-family: 'Trebuchet MS';"><br />
Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (<a href="http://www.babarafi.com/">www.babarafi.com</a>)</span></em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/09/ide-bisnis-dari-rumah-inspirasi-buku-101-tanpa-kantor/'>Ide Bisnis Dari Rumah (Inspirasi Buku 101 Tanpa Kantor)</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/07/mau-income-puluhan-juta-sebulan-jadilah-pak-ogah/'>Mau Income Puluhan Juta Sebulan ?? Jadilah &#8220;Pak Ogah&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/02/potensi-kita-masih-tumbuh-atau-sudah-berhenti/'>Potensi Kita Masih Tumbuh Atau Sudah Berhenti ?</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/05/24/punya-uang-dan-punya-waktu/'>Punya Uang dan Punya Waktu</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/08/13/entrepreneur-marketing-public-relation-dan-sales/'>Entrepreneur, Marketing, Public Relations dan Sales</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/06/09/kita-diciptakan-sempurna-lho/'>Kita Diciptakan SEMPURNA Lho&#8230;</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

