<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>mahadaya.com &#124; Strategi UKM dan Waralaba &#187; Ethonomics</title>
	<atom:link href="http://mahadaya.com/category/marketing-communication/ethonomics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mahadaya.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 06 Apr 2010 03:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pilihan dan Cara yang Tepat Untuk Hasil yang Terbaik</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/11/08/pilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/11/08/pilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Nov 2009 16:11:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ethonomics]]></category>
		<category><![CDATA[Life & Mind]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Cerdas Berkendara]]></category>
		<category><![CDATA[Driving Skills For Life]]></category>
		<category><![CDATA[Ford Motor]]></category>
		<category><![CDATA[Memilih Kendaraan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Berkendara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=1276</guid>
		<description><![CDATA[

Salah satu syarat menjadi pengusaha adalah ia harus berfikir tidak biasa, harus jeli melihat peluang dan tepat dalam setiap pengambilan keputusan.

Kalimat simpel dan singkat didengar, namun penerapannya cukup sulit dilakukan. Pelajaran tersebut saya dapatkan di sebuah program pelatihan entrepreneurship saat-saat awal saya memilih jalan hidup menjadi seorang entrepreneur. Seiring perjalanan saya belajar mengenai entrepreneurship ternyata [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F11%2F08%2Fpilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F11%2F08%2Fpilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik%2F" height="61" width="51" /></a></div><blockquote style="text-align: justify;">
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><strong>Salah satu syarat menjadi pengusaha adalah ia harus berfikir tidak biasa, harus jeli melihat peluang dan tepat dalam setiap pengambilan keputusan.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kalimat simpel dan singkat didengar, namun penerapannya cukup sulit dilakukan. Pelajaran tersebut saya dapatkan di sebuah program pelatihan entrepreneurship saat-saat awal saya memilih jalan hidup menjadi seorang entrepreneur. Seiring perjalanan saya belajar mengenai entrepreneurship ternyata hal tersebut pun sesuai dengan kutipan <strong><a href="http://www.successmanifesto.com/blogs/young-entrepreneur/archives/000319.html">Entrepreneur&#8217;s Credo</a> </strong>yang mengatakan <strong><em>&#8220;I do not choose to be a common man, it is my right to be uncommon. I seek opportunity not security.&#8221;</em></strong></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/successful-entrepreneur.jpg"><img class="size-full wp-image-1280    aligncenter" title="successful-entrepreneur" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/successful-entrepreneur.jpg" alt="successful-entrepreneur" width="407" height="295" /></a><em> </em></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sejak saat itu saya semakin yakin bahwa<a href="http://mahadaya.com"><strong> entrepreneur</strong></a> adalah jalan hidup saya.</p>
<p style="text-align: justify;">Bertahun-tahun sampai dengan sekarang hal tersebut terus saya asah, tidak hanya saya aplikasikan dalam usaha/bisnis saja tapi dalam segala hal di setiap lini kehidupan saya. Seperti dalam memilih sebuah fasilitas, sudah barang tentu fasilitas tersebut harus dapat menunjang aktivitas saya menjadi lebih cepat dan memberikan hasil yang terbaik.</p>
<p style="text-align: justify;">Bicara mengenai fasilitas, kendaraan tentu menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang aktivitas kita, tidak hanya aktivitas pribadi juga aktivitas bisnis. Bagi saya sebagai salah seorang diantara jutaan orang yang hidup di kota besar Jakarta, memilih kendaraan tentu haruslah tepat atau tidak cuma asal membeli atau malah cuma untuk gaya-gayaan saja.</p>
<div class="mceTemp">
<dl id="attachment_1293" class="wp-caption alignright" style="width: 225px;">
<dt class="wp-caption-dt"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/macet.jpg"><img class="size-full wp-image-1293" title="macet" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/macet.jpg" alt="macet" width="215" height="255" /></a></dt>
</dl>
</div>
<p style="text-align: justify;">Kita tahu Jakarta adalah kota yang tidak pernah sepi dan selalu macet dimana-mana, maka dari itu <strong>saya pun harus dapat memilih kendaraan yang sesuai dan dapat menjawab kebutuhan di kota Jakarta ini.</strong> Sebagai pengusaha muda menurut saya dalam memilih kendaraan harus memiliki 7 faktor utama yaitu :<br />
1. Keamanan (dari segala hal)<br />
2. Kenyamanan (dalam penggunaan)<br />
3. Elegan (dari segi desain)<br />
4. Responsif (untuk performa)<br />
5. Mudah (saat perawatan)<br />
6. Efisien (untuk konsumsi bahan bakar) dan<br />
7. (Harus) Ramah lingkungan</p>
<p style="text-align: justify;">Tanpa ke-7 faktor itu menurut saya memiliki kendaraan malah bukan menjadi sebuah fasilitas yang menunjang tapi (mungkin) malah menjadi beban bagi kita karena tidak sesuai kebutuhan.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak sampai disitu saja, setelah kita tahu faktor-faktor apa saja sebelum memilih kendaraan yang pas, kita pun harus tahu <a href="http://dsflindonesia.com"><strong>bagaimana cara cerdas berkendara <em>(smart driving)</em></strong></a> atau tidak cuma tahu belinya saja, seperti misalnya :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li><a href="http://www.dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=169:sabuk-pengaman-4-titik-akan-diluncurkan&amp;catid=38:artikel&amp;Itemid=239">Memakai sabuk pengaman</a>, baik si pengendara maupun penumpang.</li>
<li> Jaga jarak berkendara dengan kendaraan sekitar kita, jangan terlalu mepet.</li>
<li> Melaju dengan kecepatan yang aman.</li>
<li> Perhatikan persimpangan jalan. Jangan melanggar saat lampu merah atau jangan terlalu kencang saat melintas di persimpangan, meski mendapat lampu hijau.</li>
<li> Selalu waspada apabila ada kendaraan lain melakukan manuver aneh dan berbahaya.</li>
<li> <a href="http://www.dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=157:ford-dukung-larangan-sms-sambil-nyetir-&amp;catid=38:artikel&amp;Itemid=239">Jangan menggunakan alat komunikas</a>i untuk ber-SMS, ber-Facebook, apalagi<em> chatting</em>. Apabila ingin menggunakan alat komunikasi untuk berbicara gunakanlah <em> handsfree</em>, dan tetaplah berkonsentrasi.</li>
<li> Jangan membawa minuman keras atau obat-obatan yang tidak jelas di dalam kendaraan, termasuk teman kita sendiri.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Efek langsung yang kita dapatkan dari cara cerdas berkendara yang utama adalah <strong>keamanan</strong>. <a href="http://dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=175&amp;Itemid=102">Keamanan</a> bagi kita pengemudi juga bagi orang lain. Selain itu, kita juga dapat mengirit konsumsi bahan bakar yang artinya kita dapat mengirit pengeluaran kita. Sedangkan efek tidak langsungnya kita pun ikut serta membantu melestarikan alam sekitar dengan memperkecil kadar polusi (ramah lingkungan).</p>
<p style="text-align: justify;">Ini juga sesuai dengan program <a href="http://dsflindonesia.com/"><strong>Driving Skills for Life (DSFL)</strong></a> yang sedang digalakkan oleh <a href="http://www.ford.co.id/"><strong>Ford Motor Company</strong></a> bersama <a href="http://www.asiainjury.org"><strong>Asia Injury Prevention (AIP) Foundation</strong></a> yang memberikan edukasi yang sangat aplikatif untuk meningkatkan keamanan berkendara seperti <a href="http://www.dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=category&amp;layout=blog&amp;id=61&amp;Itemid=100">10 tips berkendara</a>, <a href="http://dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=153&amp;Itemid=73"><em>eco driving</em></a> (berkendara efisien dan ramah lingkungan) sampai <a href="http://www.dsflindonesia.com/index.php?option=com_content&amp;view=article&amp;id=103&amp;Itemid=101">merawat kendaraan</a> kepada para pengemudi dari berbagai umur dan latar belakang.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/DSFL.jpg"><img class="size-full wp-image-1278 aligncenter" title="DSFL" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/11/DSFL.jpg" alt="image source : www.dsflindonesia.com" width="400" height="259" /></a><em> </em></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">Yup! Semakin jelas bukan? Bahwa pilihan yang tepat (sesuai kebutuhan) untuk kita gunakan dan mengetahui yang cara yang tepat dalam menggunakannya akan memberikan hasil yang terbaik bagi kita dan sekitar kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya yakin sekali setiap orang ingin selamat dimanapun dan kapanpun dan kita bisa memulainya dari diri kita sendiri. Selamat berkendara rekan-rekan&#8230;karena <strong>nyaman dan aman di jalan raya adalah milik kita semua.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Referensi :</strong></p>
<p style="text-align: justify;"><em>images source</em><br />
- succesful-entrepreneur &gt; <a href="http://bloggersworkshop.com">www.bloggersworkshop.com</a><br />
- macet &gt; <a href="http://www.proud2ride.wordpress.com">www.proud2ride.wordpress.com</a><br />
- DSFL &gt; <a href="http://www.dsflindonesia.com">www.dsflindonesia.com</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/18/perjalanan-seharusnya-indah-bukan-sekedar-sampai-tujuan/'>Perjalanan Seharusnya Indah, Bukan Sekedar Sampai Tujuan</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/03/ukm-harus-perhatikan-q-c-d/'>UKM Harus Perhatikan Q.C.D</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/18/perjalanan-seharusnya-indah-bukan-sekedar-sampai-tujuan/'>Perjalanan Seharusnya Indah, Bukan Sekedar Sampai Tujuan</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/11/merubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik/'>Merubah Gaya Hidup, Solusi Limbah Plastik</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/inspirasi-musik-jalan-masih-panjang/'>Inspirasi Musik &#8220;Jalan Masih Panjang&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/08/06/malaikat-pun-berdendang-i-love-you-full/'>Malaikat pun Berdendang &#8230; &#8220;I love you full&#8221;</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/11/08/pilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merubah Gaya Hidup, Solusi Limbah Plastik</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/09/11/merubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/09/11/merubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Sep 2009 21:09:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ethonomics]]></category>
		<category><![CDATA[Life & Mind]]></category>
		<category><![CDATA[limbah plastik]]></category>
		<category><![CDATA[pengelolaan sampah]]></category>
		<category><![CDATA[solusi sampah plastik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=1135</guid>
		<description><![CDATA[Limbah plastik memang sudah menjadi permasalahan lama yang dihadapi oleh kota-kota besar di negara berkembang khususnya Indonesia. Limbah plastik  selain berbahaya bagi lingkungan karena memerlukan waktu ratusan tahun untuk mengurai, juga beberapa jenis plastik yang belum menjadi sampah atau limbah pun telah dinyatakan berbahaya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Beberapa artikel tentang plastik yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F09%2F11%2Fmerubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F09%2F11%2Fmerubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/09/recycle.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1136" title="recycle" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/09/recycle.jpg" alt="recycle" width="217" height="203" /></a>Limbah plastik</strong> memang sudah menjadi permasalahan lama yang dihadapi oleh kota-kota besar di negara berkembang khususnya Indonesia. Limbah plastik  selain berbahaya bagi lingkungan karena memerlukan waktu ratusan tahun untuk mengurai, juga beberapa jenis plastik yang belum menjadi sampah atau limbah pun telah dinyatakan berbahaya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).</p>
<p>Beberapa artikel tentang plastik yang berbahaya bagi manusia dapat kita lihat <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/07/14/121305/1164662/10/bpom-mewanti-wanti-penggunaan-kemasan-makanan-dari-plastik">disini</a> dan <a href="http://www.pom.go.id/public/peringatan_publik/pdf/KH.00.02.1.55.2890.pdf">disni</a>.</p>
<p>Sebenarnya masalah limbah plastik bagi pelaku bisnis atau pengusaha (entrepreneur) adalah peluang yang dapat dikembangkan. Hal ini dibuktikan dengan munculnya beberapa industri baik skala kecil atau besar untuk mendaur ulang plastik baik secara langsung diproduksi ulang menjadi produk baru atau benar-benar didaur ulang menjadi bahan baku <em>(raw material)</em>. Sudah pasti ini akan membawa dampak positif bagi lingkungan, selain itu industri daur ulang plastik tentu akan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.</p>
<p>Namun permasalahan dalam industri ini masih terbentur dengan masalah bahan baku limbah plastik itu sendiri, dimana belum adanya kebijakan pemerintah untuk mengatur masyarakat untuk berperan aktif dalam daur ulang sampah. Limbah plastik di Indonesia masih saja tercampur dengan sampah lain, sehingga hal ini mengurangi nilai material limbah yang masih bisa dimanfaatkan lagi.</p>
<p>Sudah saatnya kita harus mulai mengikuti jejak negara-negara yang telah melakukan pengelolaan <strong>daur ulang sampah</strong> secara maju dan modern. Seperti di Jepang misalnya, daur ulang dilakukan secara besar-besaran dengan melibatkan seluruh masyarakat, didukung dan diperkuat dengan adanya undang-undang lingkungan. Para konsumen dalam hal ini masyarakat bertanggung jawab untuk memilah-milah sampah mereka masing-masing. Mereka harus memisahkan antara sampah basah dan sampah kering. Untuk sampah kering dipisah lagi menjadi sampah plastik, kaleng atau besi, dan kertas, sedangkan pemerintah akan bertanggung jawab mengorganisir sampah-sampah itu untuk diserahkan ke pabrik pendaur ulang yang telah ditunjuk.</p>
<p>Melakukan perubahan memang tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba, meski peraturan di Indonesia tidak sekuat negara maju ada baiknya kita lakukan perubahan tersebut dari diri kita sendiri, karena pengelolaan sampah dan menuju lingkungan yang lebih bersih tidak lepas dari pengelolaan gaya hidup kita di masyarakat.</p>
<p>Tip-tip berikut mungkin dapat dilakukan untuk mengumpulkan limbah plastik untuk didaur ulang :</p>
<p>1. Selain memisahkan limbah plastik, cobalah cari informasi jenis-jenis plastik yang dapat didaur ulang. Industri daur ulang plastik biasanya hanya menerima botol plastik yang terbuat dari PET (#1) dan HDPE (#2) dan biasanya kemasan plastik (terutama botol plastik) termasuk dalam golongan tersebut.</p>
<p>2. Apabila sampah berbentuk botol plastik maka kosongkan dan cuci botol plastik. Lepas tutup dan label botol karena bersifat kontaminan. Remuk botol agar hemat tempat.</p>
<p>3. Pastikan tas plastik kosong dan bersih. Plastik yang terkena kontak langsung dengan makanan sebaiknya dipisahkan dari plastik yang akan di daur ulang.</p>
<p>4. Gunakan tas plastik lebih dari sekali. Masing-masing jenis tas plastik dapat digunakan kembali untuk hal yang berbeda-beda.</p>
<p>5. Kembalikan kemasan plastik untuk di daur ulang. Beberapa produsen mengadakan program yang menyarankan customer-nya untuk mengembalikan kemasan plastiknya untuk didaur ulang dengan konpensasi tertentu (contah kemasan oli, handphone, botol plastik dll). Seperti <a href="http://www.thejakartapost.com/corporatenews/2009/07/31/quotlet039s-manage-our-ewastequot-nokia.html">program <em>e-waste</em></a> yang dilakukan oleh salah satu produsen handphone.</p>
<p>6. Belilah produk-produk yang lebih tahan lama dan lebih besar untuk mengurangi frekuensi membuang kemasan atau membeli lagi. Misal membeli shampo atau deterjen dengan konsentrasi yang lebih tinggi atau lebih besar.</p>
<p>7. Bawalah tas belanja sendiri saat berbelanja ke supermarket. Gunakan tas belanja yang didapat sebelumnya.</p>
<p>Sepertinya hal-hal diatas tampak kecil, remeh dan mungkin terkesan merepotkan. Tetapi coba kita bayangkan jika kita benar-benar melakukannya, pasti dampak positif yang luar biasa dapat terjadi.</p>
<p>Saya yakin meski tanpa undang-undang, apabila kesadaran dan disiplin tercipta, maka proses menuju perubahan yang lebih baik lambat laun akan tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong> </strong><strong><a href="http://www.eco-indonesia.com/" target="_blank">&#8220;I have Joined  ECO INDONESIA GREEN BLOGGING COMPETITION!&#8221;</a></strong></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2007/09/05/ketika-anda-bingung-untuk-memulai-usaha/'>Ketika Anda Bingung Memulai Usaha</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/archives/'>Archives</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/08/pilihan-dan-cara-yang-tepat-untuk-hasil-yang-terbaik/'>Pilihan dan Cara yang Tepat Untuk Hasil yang Terbaik</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/18/perjalanan-seharusnya-indah-bukan-sekedar-sampai-tujuan/'>Perjalanan Seharusnya Indah, Bukan Sekedar Sampai Tujuan</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/11/tuhan-punya-cara-unik-menjawab-doa-kita/'>Tuhan Punya Cara Unik Menjawab Doa Kita</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/inspirasi-musik-jalan-masih-panjang/'>Inspirasi Musik &#8220;Jalan Masih Panjang&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/08/06/malaikat-pun-berdendang-i-love-you-full/'>Malaikat pun Berdendang &#8230; &#8220;I love you full&#8221;</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/09/11/merubah-gaya-hidup-solusi-limbah-plastik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menangani Komplain (Belajar dari Kasus Omni VS Prita)</title>
		<link>http://mahadaya.com/2009/06/11/menangani-komplain-belajar-dari-kasus-omni-vs-prita-by-wahyu-aji/</link>
		<comments>http://mahadaya.com/2009/06/11/menangani-komplain-belajar-dari-kasus-omni-vs-prita-by-wahyu-aji/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 23:58:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Mada Mahadaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Branding]]></category>
		<category><![CDATA[Ethonomics]]></category>
		<category><![CDATA[MarkComm]]></category>
		<category><![CDATA[ibu prita]]></category>
		<category><![CDATA[kasus malpraktek]]></category>
		<category><![CDATA[kasus malpraktik]]></category>
		<category><![CDATA[kasus RS OMNI]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas Internet]]></category>
		<category><![CDATA[PR]]></category>
		<category><![CDATA[Public Relation]]></category>
		<category><![CDATA[RS OMNI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mahadaya.com/?p=904</guid>
		<description><![CDATA[Berikut pemikiran dari seorang Wahyu Aji. Beliau adalah sahabat sekaligus rekan satu team saya di Media Citra, sebuah perusahaan Media dan PR yang saya dan teman-teman dirikan 4 tahun yang lalu.
Dua &#8211; tiga hari ini, nama Prita yang ibu-ibu biasa itu mendadak beken. Sempat menyundul, mengungguli si jelita Manohara yg katanya jadi korban penyiksaan kerajaan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F11%2Fmenangani-komplain-belajar-dari-kasus-omni-vs-prita-by-wahyu-aji%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fmahadaya.com%2F2009%2F06%2F11%2Fmenangani-komplain-belajar-dari-kasus-omni-vs-prita-by-wahyu-aji%2F" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/09/pritaVsOmni.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-996" title="pritaVsOmni" src="http://mahadaya.com/wp-content/uploads/2009/09/pritaVsOmni.jpg" alt="pritaVsOmni" width="259" height="193" /></a>Berikut pemikiran dari seorang <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=530598521">Wahyu Aji</a>. Beliau adalah sahabat sekaligus rekan satu team saya di <a href="http://mediacitra.co.id">Media Citra</a>, sebuah perusahaan Media dan PR yang saya dan teman-teman dirikan 4 tahun yang lalu.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dua &#8211; tiga hari ini, nama Prita yang ibu-ibu biasa itu mendadak beken. Sempat menyundul, mengungguli si jelita Manohara yg katanya jadi korban penyiksaan kerajaan seberang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Mengenai Prita ini, saya kira kawan semua maklum duduk perkaranya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Macam-macam analisis orang. Mulai dari pelanggaran hak berekspresi, UU ITE, hingga refleksi dunia kesehatan kita yang buram. Mengenai ini semua, tentu kita juga sudah maklum dan bisa ikut2an beranalisis.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Tapi karena Bu Prita ini, saya jadi terpikir akan sebuah kondisi yg mungkin sering juga kawan jumpai (atau bahkan alami), yaitu tentang komplain. Mungkin kita sering melayangkan komplain, tapi bagaimana apabila kita yg menerima komplain? Masalahnya jadi lain.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menurut saya, RS Omni Tangerang sungguh tidak cerdas dalam merespon email yang beredar dan bersumber dari Bu Prita. Email yang sifatnya &#8220;mulut ke mulut&#8221; dan menjalar melalui komunitas maya ditanggapi di dua harian nasional melalui sebuah iklan klarifikasi (mohon maaf, sejatinya saya blm juga pernah membaca sendiri isi email itu, dan tanggapan di media massa oleh RS Omni).</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Komplain Bu Prita ini, awalnya pastilah membuat tidak nyaman pihak RS. Andai kata Omni tdak lekas panas telinga, lalu membalasnya dengan sebuah pendekatan public relation yang elok dan aktivitas nyata perbaikan, hampir saja komplain yg sudah menjadi isu itu berbalik menjadi loyalitas dan publisitas yang menguntungkan bagi Omni.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Tapi alih-alih merespon dengan pendekatan komunikasi/pr yang efektif, Omni malah membalasnya dengan &#8220;pentungan&#8221; hukum. Rasanya, Omni alfa, bahwa komunitas internet sekarang ini sebaiknya jangan sekali-kali ditantang. Meski tak kelihatan kerumunannya, tapi suaranya nyaring.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sungguh, sebenarnya masalah ini pada mulanya sederhana, begitupun seharusnya penyelesaiannya. Tapi kini menjadi ruwet dan rumit. Salah siapa, coba?</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saya mengatakan, langkah Omni dari awal adalah sebuah kefatalan dalam merespon komplain, yang berefek pada kepulan citra yg angker (yg notabene seharusnya tidak demikian sebuah RS). Tapi saya yakin, masih ada harapan untuk Omni untuk membalik keadaan. Sehingga Bu Prita bisa bebas, Omni selamat dari kondisi nadir, bahkan bisa menang kembali.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">***<br />
Lepas dari itu, menurut saya, ketika menerima komplain atas sebuah insiden (tak peduli kita dalam posisi salah atau tidak), seharusnya bisa menjadi sebuah kabar baik. Asalkan dapat menunjukkan respon yg tepat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Orang yang marah pada kita, lalu kita bisa meredakannya dengan empati dan sesuatu yg konkret, saya percaya ia akan menjadi kawan yang loyal di masa mendatang. Kalau pelanggan, ia akan menjadi pelanggan yg terkesan dan akhirnya setia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jadi, (maaf lho, ini bukan komentar pakar), ketika kita menerima/menghadapi komplain, sekeras apapun itu, sebaiknya:</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">1. Dengarkan dg sikap empati. Percayalah, yg dibutuhkan hanya: sabar. Jangan ikut panas.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">2. Responlah hanya dengan yg terkait dg masalah (jgn melebar, meskipun org yg komplain cenderung melebar ke mana-mana. Jangan ikut melebar, apalagi meluas)</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">3. Kumpulkan data, riwayat, dan catatan untuk menjawab. Apabila kita dalam posisi yg benar, ini akan sangat ampuh untuk menyadarkan pengkomplain yg sedang emosi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">4. Jangan mengalah, tapi jangan juga berniat mengalahkan. Beberapa dari kita, karena terlalu &#8220;service oriented&#8221; rela mengalah secara telak demi memuaskan si pengkomplain. Sehingga kadang2 kt mau merugi dg menawarkan solusi yg mahal (padahal ada yg lebih efisien). Sebaik2nya, buat dia menang tanpa Anda harus habis2an merugi. Dalam bahasa saya sehari-hari kepada tim kami yg menangani komplain: &#8220;Servis sangat penting, rem yg tidak akan membuatnya kebablasan adalah bujet&#8221;</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">5. Kalau salah, minta maaf, jelaskan mengapa bisa salah, dan ajak ybs untuk memilih alternatif2 solusi bersama. Yakinkan, tidak mungkin kita sengaja berbuat kesalahan, dan karena itu kita mau memperbaiki dan tidak mengulanginya di masa mendatang.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">6. Terakhir dan yg penting: respon dengan cepat dan cekatan (tidak terkesan lama dan bertele2), karena pelanggan butuh kepastian.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">* Thanks<strong><em> </em></strong>to Wahyu Aji &#8211; <em>Chief Operating Officer</em> <a href="http://mediacitra.co.id">Media Citra &#8211; Corporate Communication Partner </a></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><strong>Mada</strong><br />
<em>Founder <a href="../">Mahadaya Enterprise</a><br />
CEO <a href="http://inventco.net/">Inventco Netmedia</a><br />
Managing Partner <a href="http://mediacitra.co.id/">MediaCitra</a></em><br />
<h3 class="bsuite_related_bypageviews">People who looked at this item also looked at&#8230;</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/03/majalah-pengusaha-september-2009-passion-saya-di-online/'>Majalah Pengusaha September 2009 : &#8220;Passion Saya di Online&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/15/inspirasi-musik-jalan-masih-panjang/'>Inspirasi Musik &#8220;Jalan Masih Panjang&#8221;</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2008/04/23/bagaimana-sih-mencari-modal-usaha/'>Bagaimana Sih Mencari Modal Usaha ??</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/03/ukm-harus-perhatikan-q-c-d/'>UKM Harus Perhatikan Q.C.D</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/26/mahadaya-com-blog-bisnis-terbaik-blog-award-pestablogger09/'>&#8220;Mahadaya.com&#8221; Blog Bisnis Terbaik &#8211; Blog Award #PestaBlogger&#8217;09</a></li>
</ul>
<h3 class="bsuite_related">Related items</h3>
<ul class="bsuite_related">
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/08/13/entrepreneur-marketing-public-relation-dan-sales/'>Entrepreneur, Marketing, Public Relations dan Sales</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/23/merek-yang-efisien-melalui-efektivitas-branding/'>Merek yang Efisien Melalui Efektivitas Branding</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/11/03/ukm-harus-perhatikan-q-c-d/'>UKM Harus Perhatikan Q.C.D</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/10/17/ukm-saatnya-membuka-diri-pada-dunia-online/'>UKM Saatnya Membuka Diri Pada Dunia Online</a></li>
<li><a href='http://mahadaya.com/2009/09/27/mahadaya-com-di-page-1-google-com-dan-co-id/'>Mahadaya.com di Page 1 Google.com dan .co.id</a></li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mahadaya.com/2009/06/11/menangani-komplain-belajar-dari-kasus-omni-vs-prita-by-wahyu-aji/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
