Posted on 24 May 2009
Tags: bisnis, bisnis mudah, bisnis murah, bisnis sampingan, Entrepreneur, Entrepreneurship, Media Strategist, uang, waktu, waktu dan uang
Kemarin saya berjalan-jalan ke FB-nya mas Baban Sarbana, salah satu senior saya di IPB yang luar biasa perjalanan hidupnya. Menurut notes-nya, beliau memaparkan suatu hal yang tidak baru tapi masih menarik untuk disimak.
Paling tidak, ada 4 kondisi manusia yang membedakan satu dengan yang lainnya. Terkait dengan kemampuan pengelolaan waktu dan uang.
TIDAK MEMILIKI WAKTU DAN TIDAK MEMILIKI UANG
Anda sibuk dengan kegiatan tapi sebenarnya tidak memiliki uang. Kondisi ini dimiliki oleh buruh atau pegawai kecil yang penghasilannya sangat pas-pasan. Read the full story
People who looked at this item also looked at…
Posted on 02 May 2009
Tags: Adi w Gunawan, Andrie Wongso, Anne Ahira, belajar bisnis, bertambah kaya, bisnis, bisnis pulsa, bisnis sampingan, bisnis tanpa modal, business revolution, cara bisnis, cara sukses, Cosa Aranda, Dahsyat, Dahsyat.com, event seminar, financial, Financial Revolution, FREE TIKET, Free Tiket Seminar, Free Tiket Seminar Financial Revolution, Haryo Prabowo, hidup sukses, info bisnis, jalan keluar dari krisis, James Gwee, Joko Susilo, kerjasama bisnis, kiat bisnis, kiat kiat sukses, kiat sukses bisnis, Luar Biasa, Mario Teguh, marketing revolution, membangun bisnis, memulai bisnis, menjadi sukses, modal bisnis, motivasi sukses, orang sukses, peluang bisnis, peluang sukses, peluang usaha, Peter Kohar, Prinsip Miliarder, prospek bisnis, rahasia marketing, rahasia menjadi kaya, rahasia si kaya, rahasia sukses, rhenald kasali, selamat dari krisis, seminar, seminar 2009, seminar financial revolution, seminar finansial, seminar gratis, seminar marketing, strategi sukses, Sukses, sukses berbisnis, sukses bisnis, Suwandi Chow, TDW, TDW University, tips bisnis, tips sukses, Tung Desem Waringin, Welly Mulia
Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin?
Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Kenapa orang menengah bergumul terus secara finansial?
Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.
Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?
Untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download
1. eBook 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
2. FREE TIKET Seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- (tanggal 12 s/d 14 Juni 2009)
DOWNLOAD BURUAN (Sebelum Habis) KLIK DISINI..!!
People who looked at this item also looked at…