Tag Archive | "Franchise"

Tabloid Info Waralaba September 2009 : Menyibak Berbagai Sebab Kegagalan Bisnis Waralaba

Tags: , , , , , , , , ,


Untuk kali ke-2 saya diminta oleh Tabloid Info Waralaba sebagai narasumber. Sebelumnya saya diminta untuk memberikan pandangan mengenai Potensi Waralaba Laundry Kiloan, untuk kali ini saya diminta memberi tanggapan pada rubrik Bedah Waralaba yang berjudul “Menyibak Berbagai Sebab Kegagalan Bisnis Waralaba”.

tabloid-infowaralaba
Saya menjelaskan secara rinci beberapa faktor yang bisa menyebabkan waralaba gagal atau tidak bisa berkembang. Dari mulai faktor pewaralaba (brand owner), terwaralaba (pembeli waralaba) sampai dengan faktor pasar.

PIC-0158

Kali ini saya disandingkan dengan Ibu Evi Diah Puspitawati, beliau adalah Kepala Pengembangan WALI (Waralaba dan Lisensi Indonesia). Untuk jelasnya silakan Anda baca lengkapnya di Tabloid Info Waralaba Edisi 006/Th I/04-07 September 2009.

Sebelum Anda mewaralabakan usaha Anda atau Anda ingin membeli waralaba, sebaiknya cari tahu informasi secara lengkap dahulu, dan Tabloid Waralaba edisi kali ini dapat menjawab itu semua.

Mada
Founder Mahadaya Enterprise – SMEs Consultant
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Managing Partner MediaCitra – Corporate Communication Partner

Franchise-kan Usaha Anda

Tags: , ,


franchisePola waralaba menjadi pilihan yang tepat untuk meningkatkan sukses. Apa saja persyaratan sebuah usaha bisa difranchisekan?

Punya usaha sukses dan ingin memiliki jaringan yang luas pilihannya ada dua; buka cabang atau difranchisekan. Jika pilihannya jatuh kepada yang pertama, pengusaha dituntut untuk memiliki dana yang besar, SDM yang cukup dan managemen yang dikelola sendiri. Tetapi, jika dana yang dimiliki tidak cukup untuk membuka cabang, dan SDM yang tidak memadai untuk ditempatkan di berbagai cabaang, masih ada cara lain, yaitu difranchisekan.

Saat ini ternyata banyak pengusaha yang sukses memilih pola waralaba  dalam mengembangkan bisnisnya. Memang sih,  menggunakan pola waralaba berarti Anda harus siap berbagi profit dengan para investor atau pembeli hak waralaba (franchise).  Berbeda jika Anda buka cabang sendiri, seluruh profit akan masuk ke kantong Anda sendiri.

Tetapi pola waralaba menjadi cara yang tepat bagi pengusaha yang memiliki keterbatasan finansial. Kenapa? Karena modal yang dikelurkan untuk membuka outlet baru, modal kerja dan biaya perijinan semuanya ditanggung oleh pembeli hak waralaba.  Malah justru franchisee menjadi sumber pendapatan baru bagi franchisor dari pembayaran franchise  fee dan royalty fee.

Keterbatasan SDM juga bisa diatasi karena dengan waralaba, berarti franchisor memperoleh para talent bisnis terbaik di masing-masing teritori untuk mengembangkan bisnis. Mereka itu adalah pengusaha lokal sebagai peminat waralaba (franchisee) yang Anda tawarkan. Selain itu, Anda tidak dipusingkan dengan pengelolaan karyawan karena sepenuhnya menjadi tanggung jawab franchisee.  Keterbatasan managemen juga bukan persdoalan besar. Sebab, pengelolaan outlet milik franchisee dilakukan secara independen. Pengelolaan rantai usaha menjadi unit-unit bisnis mandiri.

Lalu, kapan usaha Anda bisa difranchisekan? Lazimnya sebuah bisnis, maka produk yang Anda jual harus bisa diterima oleh para customer. Dalam hal ini, waralaba yang Anda jual harus memenuhi beberapa kenetuan sehingga para pemburu hak waralaba bisa melirik milik Anda. Apa saja itu?

Pertama, usaha yang Anda bangun harus sukses dahulu. Ukuran sukses tidak hanya dalam hitungan bulan. Paling tidak, franchisor perlu membuktikan masa sukses usahanya dalam tiga tahun terakhir. Kurang dari itu, belum menjadi reason bagi bagi calon investor untuk membelinya.

Kedua, memastikan bahwa franchisee bisa berhasil. Artinya, usaha yang dibangun oleh franchisor sangat menguntungkan dan trennya memperlihatkan kinerja penjualan yang terus meningkat. Jangan sampai niatan Anda hanya sekedar untuk mendapatkan franchise fee atau menerapkan target jangka pendek tanpa mempertimbangkan faktor franchisee.

Ketiga, bisnis tersebut bisa dioperasikan oleh investor.  Anda atau staf Anda harus bisa melatih calon investor untuk menjalankan usaha tersebut dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Keempat, Anda harus punya petunjuk manual untuk semua operasi  usaha, baik harian, mingguan dan bulanan.. Tujuannya, agar franchisee bisa menjalankan usaha tersebut sesuai petunjuk manual secara sistimatis seperti yang Anda lakukan untuk mencapai hasil yang maksimal.

Kelima, produk yang Anda jual harus punya daya tarik pasar dalam jangka waktu yang panjang. Sejumlah produk memiliki lifecircle yang sangat pendek, terutama untuk produk-produk fesyen. Anda harus memikirkan  konsep produk sehingga bisa bertahan lama  di pasaran. Karena itu, produk Anda harus punya differensiasi atau keunikan tersendiri.

Keenam,  Bisa dijalankan di berbagai tempat. Artinya, usaha tersebut bisa dijalankan di berbagai tempat sesuai dengan persyaratan usaha dan bisa dipindahkan lokasinya ke tempat lain, termasuk juga ke luar negeri.

Ketujuh,  usaha Anda harus punya potensi pasar yang cukup agar bisa dinikmati oleh para franchisee. Dalam hal ini, franchisee juga harus bisa meraih laba yang wajar setelah menyetorkan modal pertamanya untuk pendirian usaha. Jangan sampai margin yang ditarik franchisor terlalu tinggi sehingga merugikan franchisor.

Kedelapan, Usaha tersebut sudah didaftarkan dengan nama atau mereknya. Ini harus dilakukan tidak hanya untuk melindungi usaha Anda, tetapi juga para franchisor yang menggunakan merek Anda.

Terakhir, sebagai franchisor Anda harus punya SDM dan sumber dana yang memadai untuk men-supporst usaha Anda ke depannya.

- dari berbagai sumber -

Mada
Founder Mahadaya Enterprise – SMEs Consultant
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Managing Partner MediaCitra – Corporate Communication Partner

Tabloid Info Waralaba Juni 2009 : Menguntungkan Bila Menyasar di Daerah yang Banyak Aktivitasnya

Tags: , , , ,


PIC-0157

Seperti yang pernah saya utarakan, kalau saya diminta oleh Tabloid Info Waralaba edisi perdana 26 Juni – 9 Juli 2009 untuk mmberikan pandangan mengenai potensi Laundry Kiloan sekarang dan di masa datang. Inti dari yang saya jabarkan mengenai waralaba Laundry Kiloan tersebut masihlah potensial asalkan kita menyasar daerah (lokasi) yang tepat dengan social economics status (SES) yang sesuai.

tabloid-infowaralaba-1

Lengkapnya silakan baca Tabloid Info Waralaba Edisi Perdana yang terbit akhir bulan Juni 2009.

Mada
Founder Mahadaya Enterprise – SMEs Consultant
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Managing Partner MediaCitra – Corporate Communication Partner

Wawancara (Via Email) Oleh Tabloid Info Waralaba

Tags: , , , ,


Akhir minggu lalu (awal bulan Juni) saya dikontak oleh wartawan dari Tabloid Info Waralaba dengan mba Restu.

Beliau meminta saya secara khusus untuk membahas mengenai Laundry kiloan yang marak dalam kurun waktu terakhir ini. Karena waktu yang sudah dekat dengan deadline maka saya diminta untuk memberi tanggapan mengenai potensi waralaba Laundry Kiloan tersebut melalui email.

Berikut pertanyaan dan jawaban saya untuk Tabloid Info Waralaba :

1. Menurut bapak, bagaimana prospek kedepan untuk usaha Laundry kiloan yang sekarang sudah menjamur dimasyarakat?

Dari segi prospek, Laundry Kiloan akan terus berkembang meski pemainnya semakin banyak.

2. Apakah usaha ini bisa bertahan? Kenapa?

Tentu…karena mencuci adalah kegiatan yang sudah jelas merupakan kebutuhan yang setiap hari (selalu dilakukan) dan ditambah semakin inginnya orang-orang merasakan kepraktisan di tengah kesibukan dan semakin sempitnya waktu dengan harga yang tidak mahal.

3. Kalau ada yang gugur/ gagal mempertahankan usaha tersebut, bagaimana cara untuk menghindarinya?

Bisnis laundry kiloan adalah bisnis service/jasa, tentu parameter yang sangat utama adalah servicenya itu sendiri. Kalau pelayanannya baik, tepat waktu, kualitasnya baik, ramah dalam melayani dan ditunjang dengan harga yang kompetitif, tentu pelanggan menjadi loyal. Apalagi jika ada sebuah terobosan yang bisa lebih memanjakan pelanggan, misal langsung diambil dan diantar, layanan SMS dan juga garansi (garansi tepat waktu dan garansi apabila ada kerusakan)

4. Selanjutnya strategi yang tepat untuk pemasarannya seperti apa?

Dari segi pemasaran, menurut saya dapat ditinjau dari 2 aspek :

a. Aspek pemasaran ke pelanggan (customer)
kalau tujuannya adalah meningkatkan pelanggan baru dan loyalitas pelanggan lama, tentu diperlukan strategi yang dapat menciptakan efek BUZZ Marketing, misalnya melakukan promosi lewat brosur yang berkala dan promo-promo sewaktu-waktu (occasinally) dan juga promosi mulut lewat mulut. Selain itu cobalah menciptakan komunitas dari pelanggan, misal berbentuk kegiatan bersama.

b. Aspek pemasaran bisnis
kalau tujuannya adalah meningkatkan pola kerjasama bisnis (waralaba atau Business Opportunity), strategi yang tepat dapat dengan cara mengikuti acara-acara dari komunitas ke komunitas yang potensial, tujuannya untuk menarik calon pebisnis Laundry Kiloan, mengundang ke seminar yang lebih lengkap atau survay/tour langsung ke tempat bisnis tersebut berjalan, sehingga calon pebisnis dapat melihat langsung jalannya bisnis tersebut.

5. Bagaimana untuk persaingan/kompetitornya tersebut?

Persaingan dengan laundry konvensional pasti terjadi tapi biarkan pelanggan yang menentukan sendiri mana yang lebih cocok untuknya. Tinggal bagaimana para pelaku bisnis kiloan mengkomunikasikan dan mengemas bisnisnya agar lebih menarik bagi pelanggan.

Persaingan dengan sesama bisnis kiloan yang paling terlihat adalah persaingan harga, namun menurut saya jangan sampai kita terjebak dengan persaingan ini yang lama kelamaan menciptakan sebuah crowd dimana bisnis ini semakin lama semakin tdk mencerminkan layaknya bisnis yang menjual jasa dan semakin terlihat “murahan”, ujung-ujungnya pelayanan tidak diperhatikan karena mengejar harga murah.

6. Menurut bapak, kira-kira lokasi yang tepat didaerah mana, yang bagaimana?

Untuk masalah lokasi relatif, karena berkaitan dengan social economic status (SES)
Kalau kita menyasar kelas A dan B tentu lokasi yang baik adalah tempat tinggal (perumahan, kos-kosan, apartemen) yang cukup elit. Tapi tentu tantangannya akan terjadi persaingan dengan Laundry konvensional.

Kalau kita menyasar kelas B- s/d C tentu lokasi yang tepat adalah lokasi dimana banyak orang yang sibuk atau banyak aktivitas, seperti perumahan kelas menengah dan kos-kosan kelas menengah.

Selain dari parameter SES dan faktor tipe calon pelanggan (dalam hal ini adalah orang-orang yang menginkan kepraktisan), dari kedua tempat tersebut tentu juga harus memperhatikan kemudahan akses menuju tempat laundry dan trafik (jumlah pengunjung).

Sekedar informasi bahwa Tabloid Info Waralaba kali ini adalah edisi pertama yang terbit setiap dwi mingguan dan saya bersyukur diberi kehormatan untuk mengisinya.

Mada
Founder Mahadaya Enterprise – SMEs Consultant
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Managing Partner MediaCitra – Corporate Communication Partner

Gathering AdSense Jakarta 2 November 2007

Tags: , , , , ,


Karena ga sempet-sempet nulis tentang Gathering Adsense dan kuatir keburu lupa, akhirnya saya copy paste aja laporannya dari mas Cosa (sang guru adsense), maap ya mas Cosa, hehehe….

ok ini laporannya…. :

AdSenser Jakarta TOP! Sampai sekarang, mungkin hanya tiga kata itu yang pantas untuk menggambarkan pelaksanaan gathering AdSenser Jakarta semalam. Dari kerja panitia yang sigap, pemilihan tempat yang oke, antusiasme peserta gathering, hingga datangnya mystery guest, hehehehe. Meskipun jumlah yang hadir tidak sesuai target (sekitar 32 orang dari total 40 orang yang melakukan konfirmasi, mohon diralat kalau salah), tetap saja, acara berlangsung TOP BGT SKL DEH.

Suasana gathering Adsense

Saya tidak akan menulis banyak mengenai pelaksanaan acaranya, karena rekan-rekan dari Jakarta mungkin lebih berwenang untuk itu :) Yang jelas, saya senang karena akhirnya bisa bertemu fisik dengan teman-teman yang sudah saya kenal lama secara maia maya. Sebut saja mas Aristianto (yang ternyata emang besar, hihihi), mas Andrayogi (yang dateng telat), mas Endri Susanto (mbak Jasmine kok gak diajak? ;) ), mas Imam (the art of net), dan masih banyak lagi (yang gak disebut jangan marah, kan dangdut is the music of my country).

Sempat surprise juga waktu di tengah-tengah acara mas Catur PW menculik saya sejenak dan memperkenalkan saya dengan dua orang besar di dunia dotcom Indonesia, bapak Eka Ginting (CEO Indo.com) dan bapak Adrianto Gani (CEO IntiMedia, WikiMu). Kebayang gak tuh bisa duduk semeja dengan orang-orang top seperti mereka, walau hanya 5 menit. Lumayan juga bisa dapat kartu nama beliau-beliau ini. Kalau misalnya nanti saya undang isi acara gathering mau ya Pak? *ngelunjak

Adsenser-1

Yang terakhir, akhirnya saya bisa melihat para master berkumpul di satu panggung. Dari the-kids (master affliate), muridman (master AdSense dan JV, yang begitu datang langsung ditodong untuk kasih kursus AdSense on-the-spot, hahaha), Robert Hanson (master AdWords), dan sang mystery guest yang tiba-tiba nongol, doneeh (master desain dan web programming). Sayang mas Robert udah keburu pulang jadi gak sempat foto bareng. Siapa tahu setelah foto bersama seleb-seleb internet marketing ini begitu balik dari Jakarta saya langsung jadi jago affiliate, AdSense, AdWords, desain, dan web programming sekaligus, hehehe.

Special thanks buat mas Jangkrik (yang udah jadi ketua panitia) dan mas Topan (yang udah nganter-jemput plus mengenalkan saya ke dunia lendir malam Jakarta, hihihi).

Jakarta, I’ll be back!

MADA

Mahadaya Consulting – Entrepreneur Consultant -
Chief of Business PT MEDIA CITRA (http://www.ptmediacitra.com)
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com)
Founder Klub Hemat Bensin – (www.hematbensin.com)
Owner Properti Bandung (www.propertibandung.multiply.com)

Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (www.babarafi.com)

Banyak Proyek Tapi……

Tags: , , , , , ,


Proyek memang banyak, pendapatan perusahaan meningkat, tapi pendapatan pribadi belum meningkat secara signifikan juga nih. he3x… maklum banyak pendapatan perusahaan yang harus ditabung untuk pembagian deviden akhir tahun.

Banyak tagihan sana-sini yang harus ditunaikan, hutang bisnis masa lalu, credit card, kebutuhan pribadi dan rumah…. wiiih… klo ngebanyangin sereem deh. Sehingga untuk bergerak beli-beli, dan investasi lain yang lebih leluasa masih harus ditahan-tahan.

Seperti kata Mario Teguh (Motivator), banyak dari kita hidup hanya menyesuaikan diri dengan masalah tapi tidak hidup diatas dari masalah. InsyaALLAH aku bukan tipe yang hanya menyesuaikan diri saja dan aku juga yakin bahwa selama masih hidup Rezeki manusia akan DIJAMIN olehNYA.

Begitu perusahaan semakin besar, project semakin rutin, project pribadi berkembang besar….PASTI finansial bukanlah masalah lagi.

TIME AND FINANCIAL FREEDOM untuk aku, adalah KEYAKINAN YANG BENAR-BENAR ADA DI DEPAN MATA.

MADA

Mahadaya Consulting
Chief of Business PT MEDIA CITRA (http://www.ptmediacitra.com)
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com)
Founder FFI CLUB – Klub Hemat Bensin – (www.hematbensin.com)
Owner Properti Bandung (www.propertibandung.multiply.com)

Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (www.babarafi.com)

Media Citra Project Keluar Pulau….

Tags: , , , , , , ,


Beberapa meeting udah aku dan team Media Citra jalani dengan calon klien, dan bulan ini kontrak beberapa proyek baru akhirnya ditandatangani plus proyek yang langganan, antara lain:

1. PT MASA (Multi Agung Sarana Ananda), perusahaan shipping, pembuatan video profile website dan company profile – klien baru

2. PT BSP (Bakrie Sumatera Plantation), perkebunan, pembuatan buku CSR (Corporate Social Responsibility) – baru proyeknya tapi sudah klien

3. PT Arutmin, pertambangan batu bara, pembuatan majalah internal – sudah klien

4. PT Surya Delta Andhini, penyedia bahan baker kapal laut, company profile – klien baru

Kecuali proyek 4 dilaksanakan di Tj. Priok, semuanya dilaksanakan di luar pulau PT MASA dan PT Arutmin di Balikpapan dan PT BSP di Medan. Jadinya hampir semua team Media Citra turun gunung.

Nah aku sendiri InsyaAllah kebagian untuk PT MASA pembuatan video profile di laut. Wah asyiknya nanti katanya kita akan naik helicopter. Dan ini pengalaman pertama bagi aku naik helicopter euy……Wah membayangkannya sepertinya bener-bener asyik, he3x….

Repot dan hectic jelas bangeeeettt… banyak waktu yang terfokus pada proyek Media Citra, sehingga kerjaan aku yang lain agak terbengkalai, seperti buat konsep bisnis untuk Simply Kebab, Space Net dan Internet Business.

Ayo Semangat Mada…..!!!! Proyek banyak… berarti perusahaanmu akan maju(hehehe….nyemangatin diri sendiri….) beli VW GTI Turbo or Evolution X sudah di depan mata.

MADA

Mahadaya Consulting
Chief of Business PT MEDIA CITRA (http://www.ptmediacitra.com)
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com)
Founder FFI CLUB – Klub Hemat Bensin – (www.hematbensin.com)
Owner Properti Bandung (www.propertibandung.multiply.com)

Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (www.babarafi.com)

Bisnis Baru Lahir…..Bisnis Properti

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,


Setelah berminggu-minggu mencari partner dan mengumpulkan data…. Bisnis Properti yang mudah-mudahan akan menjadi besar lahir.

Latar belakangnya cukup simpel…. Saya sering berharap dan berdoa dalam hati, “suatu saat saya ingin punya properti di Bandung”.

Mudah-mudahan bisnis yang diamanatkanNYA kepada saya ini menjadi jalan untuk mewujudkan impian saya tersebut.

So… ada yang mau juga punya rumah/properti di kota Bandung dan sekitarnya ? Cuma cukup klik! Properti Bandung

MADA

Chief of Business PT MEDIA CITRA (http://www.ptmediacitra.com)
Founder ENTREPRENEUR PARTNER (http://www.entrepreneurpartner.wordpress.com)
Founder FFI CLUB – Klub Hemat Bensin – (www.hematbensin.com)
Owner Properti Bandung (www.propertibandung.multiply.com)

Franchise Development Consultant KEBAB TURKI BABA RAFI (www.babarafi.com)

Achievement


- -

Mada Mahadaya on Facebook