Akhir minggu lalu (awal bulan Juni) saya dikontak oleh wartawan dari Tabloid Info Waralaba dengan mba Restu.
Beliau meminta saya secara khusus untuk membahas mengenai Laundry kiloan yang marak dalam kurun waktu terakhir ini. Karena waktu yang sudah dekat dengan deadline maka saya diminta untuk memberi tanggapan mengenai potensi waralaba Laundry Kiloan tersebut melalui email.
Berikut pertanyaan dan jawaban saya untuk Tabloid Info Waralaba :
1. Menurut bapak, bagaimana prospek kedepan untuk usaha Laundry kiloan yang sekarang sudah menjamur dimasyarakat?
Dari segi prospek, Laundry Kiloan akan terus berkembang meski pemainnya semakin banyak.
2. Apakah usaha ini bisa bertahan? Kenapa?
Tentu…karena mencuci adalah kegiatan yang sudah jelas merupakan kebutuhan yang setiap hari (selalu dilakukan) dan ditambah semakin inginnya orang-orang merasakan kepraktisan di tengah kesibukan dan semakin sempitnya waktu dengan harga yang tidak mahal.
3. Kalau ada yang gugur/ gagal mempertahankan usaha tersebut, bagaimana cara untuk menghindarinya?
Bisnis laundry kiloan adalah bisnis service/jasa, tentu parameter yang sangat utama adalah servicenya itu sendiri. Kalau pelayanannya baik, tepat waktu, kualitasnya baik, ramah dalam melayani dan ditunjang dengan harga yang kompetitif, tentu pelanggan menjadi loyal. Apalagi jika ada sebuah terobosan yang bisa lebih memanjakan pelanggan, misal langsung diambil dan diantar, layanan SMS dan juga garansi (garansi tepat waktu dan garansi apabila ada kerusakan)
4. Selanjutnya strategi yang tepat untuk pemasarannya seperti apa?
Dari segi pemasaran, menurut saya dapat ditinjau dari 2 aspek :
a. Aspek pemasaran ke pelanggan (customer)
kalau tujuannya adalah meningkatkan pelanggan baru dan loyalitas pelanggan lama, tentu diperlukan strategi yang dapat menciptakan efek BUZZ Marketing, misalnya melakukan promosi lewat brosur yang berkala dan promo-promo sewaktu-waktu (occasinally) dan juga promosi mulut lewat mulut. Selain itu cobalah menciptakan komunitas dari pelanggan, misal berbentuk kegiatan bersama.
b. Aspek pemasaran bisnis
kalau tujuannya adalah meningkatkan pola kerjasama bisnis (waralaba atau Business Opportunity), strategi yang tepat dapat dengan cara mengikuti acara-acara dari komunitas ke komunitas yang potensial, tujuannya untuk menarik calon pebisnis Laundry Kiloan, mengundang ke seminar yang lebih lengkap atau survay/tour langsung ke tempat bisnis tersebut berjalan, sehingga calon pebisnis dapat melihat langsung jalannya bisnis tersebut.
5. Bagaimana untuk persaingan/kompetitornya tersebut?
Persaingan dengan laundry konvensional pasti terjadi tapi biarkan pelanggan yang menentukan sendiri mana yang lebih cocok untuknya. Tinggal bagaimana para pelaku bisnis kiloan mengkomunikasikan dan mengemas bisnisnya agar lebih menarik bagi pelanggan.
Persaingan dengan sesama bisnis kiloan yang paling terlihat adalah persaingan harga, namun menurut saya jangan sampai kita terjebak dengan persaingan ini yang lama kelamaan menciptakan sebuah crowd dimana bisnis ini semakin lama semakin tdk mencerminkan layaknya bisnis yang menjual jasa dan semakin terlihat “murahan”, ujung-ujungnya pelayanan tidak diperhatikan karena mengejar harga murah.
6. Menurut bapak, kira-kira lokasi yang tepat didaerah mana, yang bagaimana?
Untuk masalah lokasi relatif, karena berkaitan dengan social economic status (SES)
Kalau kita menyasar kelas A dan B tentu lokasi yang baik adalah tempat tinggal (perumahan, kos-kosan, apartemen) yang cukup elit. Tapi tentu tantangannya akan terjadi persaingan dengan Laundry konvensional.
Kalau kita menyasar kelas B- s/d C tentu lokasi yang tepat adalah lokasi dimana banyak orang yang sibuk atau banyak aktivitas, seperti perumahan kelas menengah dan kos-kosan kelas menengah.
Selain dari parameter SES dan faktor tipe calon pelanggan (dalam hal ini adalah orang-orang yang menginkan kepraktisan), dari kedua tempat tersebut tentu juga harus memperhatikan kemudahan akses menuju tempat laundry dan trafik (jumlah pengunjung).
Sekedar informasi bahwa Tabloid Info Waralaba kali ini adalah edisi pertama yang terbit setiap dwi mingguan dan saya bersyukur diberi kehormatan untuk mengisinya.
Mada
Founder Mahadaya Enterprise – SMEs Consultant
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Managing Partner MediaCitra – Corporate Communication Partner
People who looked at this item also looked at…