Seringkali kita mendengar banyak orang mengatakan “saya manusia biasa, saya tidak sempurna, wajarlah saya kan manusia (manusiawi saja), saya dari desa, saya dari dusun, tampang gak mendukung, saya bukan keturunan dari orang kaya, ini nasib saya dll (semua cap negatif versi kita sendiri).”
Coba kita renungkan.
Kita ini ciptaan TUHAN Yang MAHA Sempurna, saya yakin Tuhan tidak akan menciptakan sebuah Mahakarya yang tidak sempurna (kita), apalagi kita sebagai manusia adalah makhluk yang memiliki derajat tertinggi.
Sewaktu kita lahir, kita sama-sama berawal dari bayi, yang benar-benar nol. Kalaupun kita lahir dari keluarga orang kaya, bukan berarti kesempurnaan ciptaan Tuhan berbeda antara keluarga yang kaya dengan yang biasa saja.
Hal ini pun sempat dibahas di acara Mario Teguh The Golden Ways.
Beliau mengatakan “kita ini diciptakan sempurna lhoo…kita mencoba sesuatu hal baru yang di luar kemampuan, kita berusaha lalu gagal lalu mencoba lagi, berkali-kali gagal tapi terus berusaha, menembus semua keterbatasan yang hanya menurut kita dan hanya ada pada pikiran kita. Itulah kesempurnaan. Mereka pun, pahlawan-pahlawan yang telah gugur saat perang dengan segala keterbatasan yang mereka punya, mereka pun adalah manusia. Tidak perlu segala yang kita persiapkan, miliki dan usahakan mulus dan benar-benar baik. Gading yang mulus adalah gading yang terbuat dari acrilic sedangkan gading yang sempurna itu adalah gading yang ada retaknya.”
Dalam dua buku karangan Anthony Robbins yang saya baca. Pertama Unlimited Power, yang membahas bahwa kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang tidak terbatas untuk mengendalikan hidupnya dan juga mengendalikan perubahan di dunia ini. Dan dalam buku kedua yaitu Unleash the Power Within juga dijelaskan bagaimana kita menciptakan momentum dalam hidup untuk merubah kesulitan menjadi sebuah suatu hal yang mudah dengan mendobrak segala keterbatasan yang kita miliki.
Menurut saya, kitalah yang selalu berfikir negatif versi kita sendiri dan menganggap diri kita tidak sempurna dan dalam hal ini kita pun telah menyangsikan kita sebagai ciptaan sang Maha Sempurna (Tuhan).
Memang semua keputusan dan hasil kembali kepada Tuhan Yang Maha Menentukan, namun menurut saya Tuhan telah memberikan segala hal yang terbaik yang cocok dan sesuai bagi diri kita. Tinggal kitanya saja yang mengolah dan berkomitmen menembusnya bagaimana sesuatu itu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan kunci keberhasilan kita. Saya pun masih berusaha menuju itu semua.
Mada
Founder Mahadaya Enterprise
CEO Inventco Netmedia
Managing Partner MediaCitra




