Posted on 09 June 2009
Tags: Add new tag, anthony robbins, golden ways, kesempurnaan, Kesuksesan, Mario Teguh, sempurna, Sukses, Unleash the Power Within, unlimited power
Seringkali kita mendengar banyak orang mengatakan “saya manusia biasa, saya tidak sempurna, wajarlah saya kan manusia (manusiawi saja), saya dari desa, saya dari dusun, tampang gak mendukung, saya bukan keturunan dari orang kaya, ini nasib saya dll (semua cap negatif versi kita sendiri).”
Coba kita renungkan.
Kita ini ciptaan TUHAN Yang MAHA Sempurna, saya yakin Tuhan tidak akan menciptakan sebuah Mahakarya yang tidak sempurna (kita), apalagi kita sebagai manusia adalah makhluk yang memiliki derajat tertinggi.
Sewaktu kita lahir, kita sama-sama berawal dari bayi, yang benar-benar nol. Kalaupun kita lahir dari keluarga orang kaya, bukan berarti kesempurnaan ciptaan Tuhan berbeda antara keluarga yang kaya dengan yang biasa saja.
Hal ini pun sempat dibahas di acara Mario Teguh The Golden Ways.
Beliau mengatakan “kita ini diciptakan sempurna lhoo…kita mencoba sesuatu hal baru yang di luar kemampuan, kita berusaha lalu gagal lalu mencoba lagi, berkali-kali gagal tapi terus berusaha, menembus semua keterbatasan yang hanya menurut kita dan hanya ada pada pikiran kita. Itulah kesempurnaan. Mereka pun, pahlawan-pahlawan yang telah gugur saat perang dengan segala keterbatasan yang mereka punya, mereka pun adalah manusia. Tidak perlu segala yang kita persiapkan, miliki dan usahakan mulus dan benar-benar baik. Gading yang mulus adalah gading yang terbuat dari acrilic sedangkan gading yang sempurna itu adalah gading yang ada retaknya.”
Dalam dua buku karangan Anthony Robbins yang saya baca. Pertama Unlimited Power, yang membahas bahwa kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang tidak terbatas untuk mengendalikan hidupnya dan juga mengendalikan perubahan di dunia ini. Dan dalam buku kedua yaitu Unleash the Power Within juga dijelaskan bagaimana kita menciptakan momentum dalam hidup untuk merubah kesulitan menjadi sebuah suatu hal yang mudah dengan mendobrak segala keterbatasan yang kita miliki.
Menurut saya, kitalah yang selalu berfikir negatif versi kita sendiri dan menganggap diri kita tidak sempurna dan dalam hal ini kita pun telah menyangsikan kita sebagai ciptaan sang Maha Sempurna (Tuhan).
Memang semua keputusan dan hasil kembali kepada Tuhan Yang Maha Menentukan, namun menurut saya Tuhan telah memberikan segala hal yang terbaik yang cocok dan sesuai bagi diri kita. Tinggal kitanya saja yang mengolah dan berkomitmen menembusnya bagaimana sesuatu itu menjadi sesuatu yang bermanfaat dan kunci keberhasilan kita. Saya pun masih berusaha menuju itu semua.
Mada
Founder Mahadaya Enterprise
CEO Inventco Netmedia
Managing Partner MediaCitra
People who looked at this item also looked at…
Posted on 02 May 2009
Tags: Adi w Gunawan, Andrie Wongso, Anne Ahira, belajar bisnis, bertambah kaya, bisnis, bisnis pulsa, bisnis sampingan, bisnis tanpa modal, business revolution, cara bisnis, cara sukses, Cosa Aranda, Dahsyat, Dahsyat.com, event seminar, financial, Financial Revolution, FREE TIKET, Free Tiket Seminar, Free Tiket Seminar Financial Revolution, Haryo Prabowo, hidup sukses, info bisnis, jalan keluar dari krisis, James Gwee, Joko Susilo, kerjasama bisnis, kiat bisnis, kiat kiat sukses, kiat sukses bisnis, Luar Biasa, Mario Teguh, marketing revolution, membangun bisnis, memulai bisnis, menjadi sukses, modal bisnis, motivasi sukses, orang sukses, peluang bisnis, peluang sukses, peluang usaha, Peter Kohar, Prinsip Miliarder, prospek bisnis, rahasia marketing, rahasia menjadi kaya, rahasia si kaya, rahasia sukses, rhenald kasali, selamat dari krisis, seminar, seminar 2009, seminar financial revolution, seminar finansial, seminar gratis, seminar marketing, strategi sukses, Sukses, sukses berbisnis, sukses bisnis, Suwandi Chow, TDW, TDW University, tips bisnis, tips sukses, Tung Desem Waringin, Welly Mulia
Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin?
Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Kenapa orang menengah bergumul terus secara finansial?
Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.
Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?
Untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download
1. eBook 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
2. FREE TIKET Seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- (tanggal 12 s/d 14 Juni 2009)
DOWNLOAD BURUAN (Sebelum Habis) KLIK DISINI..!!
People who looked at this item also looked at…