Posted on 15 November 2009
Tags: cetak foto facebook, ide bisnis online, jasa cetak online, peluang bisnis

Berapa banyak album foto dalam akun Facebook Anda ?
Berapa banyak foto dalam setiap album di akun facebook Anda ?
Saya yakin jawabannya tidak cuma satu atau malahan BANYAK
Pernahkah Anda berfikir kalau foto-foto tersebut tidak dapat Anda nikmati lagi melalui akun Facebook Anda ?
Mungkin karena Facebook Anda tidak dapat diakses, karena lupa password atau diganti passwordnya oleh orang lain atau karena hal-hal lain di luar dugaan Anda.
Yang pasti saya dan Anda tidak akan mau itu terjadi. Dan seandainya memang terjadi tentu kita sangat menyayangkan, apalagi kalau kita tidak punya backup dalam bentuk softcopy-nya.
Kalau sudah seperti itu, mungkin kita akan berfikir “coba seandainya saya cetak semua foto-foto terbaik yang pernah saya miliki di akun Facebook saya”.
Bagi seorang entrepreneur, setiap masalah dan kebutuhan adalah peluang bisnis. Beberapa waktu lalu (cukup lama) saya pun sempat berfikir tentang hal ini, seandainya kita bisa mengemas kebutuhan tersebut dengan baik sebenarnya dapat menjadi sebuah peluang bisnis yang cukup potensial.
Dan ternyata benar….
Sewaktu saya browsing, peluang ini sudah dijalankan di Inggris. Hotprints, sebuah perusahaan yang fokus menyediakan jasa cetak dan mengalbumkan foto-foto yang kita suka di akun facebook kita. Idenya sangat simpel bukan?
Bahkan menurut info yang saya baca, mereka memberikan harga jasanya dengan sangat murah yaitu mulai dari US$ 2.99 atau sekitar Rp 30.000,- . Padahal mereka siap mengirimkan album tersebut ke belahan dunia manapun dimanapun kita (pemesan) berada.
Anda tentu bertanya kenapa mereka bisa semurah itu ? Jawabannya mudah, karena mereka menggandeng beberapa perusahaan yang mau menjadi sponsor untuk dipasangkan logo dan informasi usaha/produknya di album yang mereka (hotprints) produksi dan kirimkan ke si pemesan.
Menurut saya peluang bisnis ini masih cukup besar dan potensial kalau dijalankan ala Indonesia, eksis di Indonesia dan pakai bahasa Indonesia. Untuk modal saya kira tidak terlalu besar, justru effort terbesar lebih ke arah masalah teknis manage produksi dan distribusi.
Pengguna Facebook di Indonesia sekarang ini termasuk dalam urutan ke-7 di dunia yakni lebih dari 10 juta orang. Bayangkan kalau kita bisa mengambil pasar 1% nya saja, artinya paling tidak ada 100 ribu lebih orang memakai jasa kita. Menurut saya itu pasar yang sangat besar.
Ada yang tertarik dan ingin membuat ide ini menjadi nyata ?
Mada Azhari
CEO Inventco Netmedia – Internet Marketing Company
Founder Mahadaya Enterprise – Konsultan UKM dan Waralaba
People who looked at this item also looked at…
Posted on 02 May 2009
Tags: Adi w Gunawan, Andrie Wongso, Anne Ahira, belajar bisnis, bertambah kaya, bisnis, bisnis pulsa, bisnis sampingan, bisnis tanpa modal, business revolution, cara bisnis, cara sukses, Cosa Aranda, Dahsyat, Dahsyat.com, event seminar, financial, Financial Revolution, FREE TIKET, Free Tiket Seminar, Free Tiket Seminar Financial Revolution, Haryo Prabowo, hidup sukses, info bisnis, jalan keluar dari krisis, James Gwee, Joko Susilo, kerjasama bisnis, kiat bisnis, kiat kiat sukses, kiat sukses bisnis, Luar Biasa, Mario Teguh, marketing revolution, membangun bisnis, memulai bisnis, menjadi sukses, modal bisnis, motivasi sukses, orang sukses, peluang bisnis, peluang sukses, peluang usaha, Peter Kohar, Prinsip Miliarder, prospek bisnis, rahasia marketing, rahasia menjadi kaya, rahasia si kaya, rahasia sukses, rhenald kasali, selamat dari krisis, seminar, seminar 2009, seminar financial revolution, seminar finansial, seminar gratis, seminar marketing, strategi sukses, Sukses, sukses berbisnis, sukses bisnis, Suwandi Chow, TDW, TDW University, tips bisnis, tips sukses, Tung Desem Waringin, Welly Mulia
Kenapa orang kaya semakin kaya, kelas menengah bergumul terus, dan yang miskin bablas miskin?
Kenapa orang kaya semakin kaya, karena begitu orang kaya penghasilannya bertambah besar maka gaya hidupnya sementara tetap (menunda kesenangan). Penghasilan yang lebih ini diinvestasikan kedalam asset (beli saham yang menghasilkan deviden, rumah kost kost-an, ruko yang dikontrakkan, Mall yang disewakan, sarang walet, usaha-usaha yang menghasilkan, dll). Sedemikian sehingga penghasilan mereka bertambah besar. Dan ketika penghasilan mereka bertambah besar lagi, mereka investasikan lagi ke dalam asset tersebut diatas, sehingga semakin kaya dan semakin kaya lagi.
Kenapa orang menengah bergumul terus secara finansial?
Ketika orang menengah penghasilannya bertambah besar maka dia mencicil rumah yang lebih besar, mobil yang lebih besar, handphone yang lebih canggih, komputer yang lebih modern, televisi yang lebih besar, audio yang lebih canggih dan banyak sekali uang untuk kewajiban sehingga masuk kedalam pengeluaran. Orang menengah ini bisa memiliki rumah yang besar, mobil yang besar tapi tidak mempunyai uang yang bekerja untuk dia. Dan seumur hidupnya menjadi budak uang karena membayar cicilan semakin besar seumur hidupnya.
Kenapa orang miskin bablas miskin ?
Orang miskin tidak perduli seberapa besar pun penghasilannya semua akan masuk ke pengeluaran.
Contoh :
Orang miskin begitu penghasilannya bertambah besar mereka beli TV yang besar, beli jamnya yang mahal, beli hp yang lebih baru, beli baju mahal, makan di restoran mewah, ikut keanggotaan fitness, ikut asuransi yang tidak perlu, dll.
Pertanyaannya :
Bila penghasilan Anda bertambah besar, Anda belikan apa? Hal-hal yang menghasilkan uang lagi atau hal-hal yang menghabiskan uang. Silahkan dijawab, Anda yang tahu termasuk golongan manakan Anda?
Untuk melengkapi pembelajaran Anda silahkan Anda download
1. eBook 24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan oleh Tung Desem Waringin senilai Rp. 250.000,-
2. FREE TIKET Seminar 3 hari Financial Revolution senilai Rp. 4.933.500,- (tanggal 12 s/d 14 Juni 2009)
DOWNLOAD BURUAN (Sebelum Habis) KLIK DISINI..!!
People who looked at this item also looked at…